Bahlil Belum Bisa Pastikan Peluang Penurunan Harga Pertamax
Vito June 30, 2026 12:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi potensi penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, seiring dengan tren penurunan harga minyak dunia. 

Diketahui, harga minyak mentah Brent terpantau sudah turun ke level 70 dollar AS per barrel, setelah sebelumnya pernah di atas 120 dollar AS per barrel sejak perang AS-Israel dengan Iran mencuat akhir Februari 2026. 

Bahlil menyatakan, belum ada kepastian apakah harga Pertamax pada Juli 2026 akan mengalami penurunan harga atau tidak. Menurutnya, perkembangan lebih lanjut masih perlu dilihat. 

Ia menyebut, penyesuaian harga harus dilakukan secara adil, mengingat harga Pertamax sempat tidak mengalami kenaikan selama 2-3 bulan, di tengah tren lonjakan harga minyak dunia. 

"Kita lihat saja. Kita juga harus fair dong. Pada saat harga minyak lagi naik 2 bulan lebih, hampir 3 bulan, kan enggak kita naikkan (Pertamax). Masa baru naik 2-3 minggu, teman-teman sudah tanya itu (penurunan harga-Red)," katanya, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/6). 

Diketahui, harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax mengalami kenaikan pada 10 Juni 2026 lalu. Kini harga Pertamax menjadi sebesar Rp 16.250 per liter dari sebelumnya sebesar Rp 12.300 per liter. 

Selain itu, harga Pertamax Green naik juga naik menjadi sebesar Rp 17.000 per liter dari sebelumnya Rp 12.900 per liter. 

Penyesuaian harga BBM umumnya dilakukan secara berkala oleh badan usaha SPBU, tak terkecuali Pertamina.

Setidaknya setiap awal bulan dilakukan penyesuaian harga dengan mengacu pergerakan harga minyak dunia.

Sebelumnya, Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan alias Iwan Bule mendorong jajaran direksi untuk membahas penurunan harga BBM nonsubsidi secara bertahap mulai awal Juli. 

Ia berujar, arahan itu menyusul harga minyak mentah (crude oil) yang berangsur turun. “Yang pasti kami dari jajaran dewan komisaris mendorong direksi manajemen untuk segera menyesuaikan dengan harga minyak yang di dunia sudah mulai turun,” ucapnya, akhir pekan lalu. (Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.