SURYA.CO.ID, SURABAYA - Apresiasi tinggi langsung diberikan oleh Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, saat menyambut kedatangan pahlawan olahraga, Timnas Voli Indonesia, sang juara AVC Mens 2026 di bandara Senin (29/7/2026).
“Ini pencapaian yang luar biasa. Tim ini benar-benar luar biasa. Selama saya menjabat Ketua Umum PBVSI selama tiga periode, inilah tim dengan kekompakan dan chemistry terbaik yang pernah saya miliki," kata Imam saat menyambut kedatangan Timnas voli putra Indonesia dari ajang AVC Men's Volleyball Cup 2026 di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (29/7/2026).
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi membanggakan itu, PP PBVSI langsung mengucurkan program tali asih kepada pemain, pelatih hingga ofisial masing-masing sebesar Rp 50 juta dengan total kocek mencapai Rp 900 juta.
“Kalau nanti ada tambahan bonus dari pihak lain, tentu kami sangat bersyukur," ucapnya.
“Untuk saat ini saya belum bisa menyampaikan informasi lebih lanjut. Yang jelas, semoga bonus itu dapat memberikan manfaat bagi seluruh atlet,” tambah Imam.
Atas kesuksesan kepemimpinannya, PP PBVSI resmi memperpanjang masa bakti pelatih asal Kuba itu untuk menakhodai tim dalam ajang bergengsi SEA V Cup dan Asian Games 2026 di Jepang.
"Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh pemain. Semua menjalankan tanggung jawabnya dengan sangat baik," kata Reidel Alfonso Toiran.
Baca juga: Timnas Voli Indonesia JUARA AVC Cup 2026, Rajai Voli Putra Asia dengan Kalahkan Korea 3-0 di Final
Pelatih Reidel Alfonso Toiran menerapkan ketenangan taktis sepanjang turnamen demi mendongkrak performa anak asuhnya hingga Timnas Voli Putra Indonesia sukses menyabet gelar juara AVC Men's Volleyball Cup 2026 di India.
Pola pendekatan interpersonal yang santai menjadi kunci utama dalam meredam agresivitas lawan di atas lapangan.
“Apresiasi kepada pelatih Reidel Alfonso Toiran yang sangat tenang sepanjang turnamen. Di bawah arahannya kami bisa mengeluarkan kemampuan terbaik tanpa merasa tertekan. Tidak ada tekanan yang berlebihan, sehingga kami bisa bermain lebih lepas,” terang perwakilan pemain, Boy Arnes Arabi.
Sebelum final AVC Men's Cup 2026, Indonesia selalu kalah dalam lima pertemuan terakhir, termasuk tumbang 0-3 pada fase grup turnamen kali ini.
Pevoli kelahiran 22 Oktober 2003 itu tampil moncer sebagai bintang dengan mengoleksi total 123 poin sekaligus menyabet gelar individu luar biasa sebagai outside hitter serta most valuable player (MVP).
Tantangan berikutnya sudah menanti di depan mata seiring keputusan resmi dari pihak kementerian terkait keberangkatan dua sektor timnas sekaligus.
“Beberapa hari lalu pemerintah melalui Kemenpora telah memutuskan bahwa Timnas voli Putra dan Putri Indonesia akan diberangkatkan ke Asian Games. Ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi," kata Imam.
Siasat persiapan jangka panjang diharapkan mampu memperkokoh fondasi keandalan skuad dalam mempertahankan dominasi di level internasional.
“PBVSI berharap coach Toiran tetap melanjutkan tugasnya sebagai pelatih Timnas voli putra Indonesia. Kami berharap prestasi yang diraih di India menjadi modal untuk meningkatkan performa tim ke depannya,” pungkas Imam Sudjarwo.