Carrick Tolak Penjualan Dalot Saat Bek Kanan Bersinar dalam Hasil Imbang Piala Dunia
Agus Firmansyah June 30, 2026 01:36 AM

Bek kanan Manchester United, Diogo Dalot (27), tampil untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026 sebagai pemain pengganti di babak kedua ketika Portugal bermain imbang 0-0 melawan Kolombia. Dalam 45 menit penampilannya, Dalot menunjukkan performa tenang dengan catatan 100% keberhasilan tekel, 92% akurasi operan dari 24 percobaan, dan kontribusi terhadap catatan nirbobol — angka yang pasti akan diperhatikan di Carrington ketika United menilai opsi mereka di posisi bek kanan menjelang musim panas.

Portugal gagal meraih kemenangan yang dibutuhkan untuk memuncaki grup, tetapi penampilan individu Dalot menjadi salah satu sedikit hal positif dari laga tanpa gol tersebut. Ia menggantikan João Cancelo dari FC Barcelona pada menit ke-45, masuk ketika skor masih imbang tanpa gol, dan Portugal membutuhkan hasil untuk menjaga tekanan di klasemen grup.

Dalot menunjukkan pertahanan yang rapi sepanjang laga. Ia memenangkan 100% tekel, satu kali merebut bola, melakukan satu sapuan, serta memenangkan tiga dari empat duel darat — performa disiplin dengan minim kesalahan yang sesuai dengan kebutuhan tim saat Portugal lebih fokus menjaga permainan agar tidak kebobolan. Umpan silang yang ia lepaskan pun akurat meski jumlahnya terbatas.

Statistik Dalot dari hasil imbang 0-0 Portugal melawan Kolombia di babak grup Piala Dunia 2026 mencerminkan kinerja efisien. Nilai xA sebesar 0,09 dari setengah pertandingan memang tidak tinggi, namun menggambarkan tempo serangan yang rendah pada laga tersebut. Dari 13 kali membawa bola ke depan, hanya satu yang tergolong progresif — menunjukkan permainan yang mengutamakan kestabilan dibandingkan petualangan ofensif, sesuai dengan tuntutan situasi saat itu.

Performa Dalot di Piala Dunia datang pada momen menarik dalam karier klubnya. Musim lalu, ia tampil dalam 36 pertandingan di semua kompetisi untuk United, pertama di bawah asuhan Rúben Amorim dan kemudian Michael Carrick — jumlah yang menegaskan statusnya sebagai bek kanan utama, terlepas dari siapa yang menjadi pelatih.

Sikap tersebut masuk akal jika melihat data di baliknya. Tingkat keberhasilan tekel 55% dari 127 percobaan di liga musim lalu, ditambah akurasi operan 85% di area tengah, menunjukkan bahwa statistiknya di Piala Dunia bukanlah anomali — melainkan cerminan konsistensi performa tinggi. Akurasi operan 93,5% yang ia catat di Euro 2024 juga menunjukkan tren serupa.

Meski demikian, area yang masih menjadi perhatian adalah kontribusi menyerang. Satu gol dalam 36 penampilan untuk United, serta angka xA yang jarang memberi dampak signifikan, menunjukkan bahwa nilai utama Dalot masih terletak pada sisi pertahanan dan struktur permainan dibandingkan sebagai sumber kreativitas dari sayap kanan. Hal ini bukan kekurangan, melainkan karakteristik gaya bermainnya — tetapi faktor tersebut akan memengaruhi cara United menilai posisi tersebut dalam siklus rekrutmen mendatang.

Portugal akan menghadapi Kroasia pada hari Jumat di Toronto, dengan tiket ke babak 16 besar menjadi taruhannya. Jika Dalot berhasil menggusur Cancelo dari susunan pemain utama, menit bermainnya di Piala Dunia akan meningkat drastis — begitu pula sorotan terhadap kemampuannya menambah dimensi serangan Portugal, yang belum tampak saat melawan Kolombia.

Sementara di Manchester United, masa depannya musim panas ini akan ditentukan oleh pendekatan klub terhadap posisi bek kanan dalam proyek pembangunan ulang yang sedang berlangsung. Masih harus dilihat apakah konsistensi performanya di klub dan tim nasional cukup untuk meredam spekulasi transfer, atau apakah INEOS tetap menganggap posisi tersebut perlu diperkuat terlepas dari kontribusinya di Kanada.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.