BOLASPORT.COM – Kabar mengejutkan datang dari mantan striker Persija Jakarta, Michael Krmencik.
Penyerang asal Republik Ceko itu memutuskan gantung sepatu di usia 33 tahun, usia yang masih tergolong produktif bagi seorang pemain depan.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Krmencik melalui akun media sosial pribadinya dengan pesan perpisahan yang menyentuh.
Alih-alih membuat seremoni besar, eks penyerang Timnas Republik Ceko itu memilih menutup kariernya secara sederhana.
"Waktunya telah tiba."
"Saya bukanlah orang yang pandai berkata-kata."
"Mungkin karena itulah saya ingin mengakhiri perjalanan ini dengan cara yang sama."
"Dalam diam. Tanpa kemeriahan," tulis Krmencik.
Dalam pesan tersebut, Krmencik mengenang perjalanan panjangnya sejak masih menjadi anak kecil yang hanya memiliki satu mimpi, yakni menjadi pesepak bola profesional.
Mimpi itu kemudian membawanya tampil di berbagai kompetisi elite Eropa, membela tim nasional Republik Ceko, hingga berkarier di Indonesia bersama Persija.
"Sepak bola telah memberi saya jauh lebih banyak daripada yang pernah saya bayangkan."
"Kesempatan membela tim nasional, pengalaman luar biasa bersama klub-klub di dalam maupun luar negeri, rekan-rekan setim, para pelatih, para suporter, dan kenangan yang tak akan pernah bisa diambil oleh siapa pun," tulisnya.
Krmencik juga mengakui perjalanan kariernya tidak selalu berjalan mulus.
Ia pernah melakukan kesalahan dan menyesali beberapa keputusan.
Namun, ia menegaskan selalu memberikan seluruh kemampuannya setiap kali berada di atas lapangan.
"Perjalanan ini tidak selalu mudah. Saya pernah melakukan kesalahan, dan ada beberapa hal yang saya sesali."
"Namun, saya selalu bermain sepenuh hati dan memberikan semua yang saya miliki di setiap pertandingan."
Ucapan terima kasih kemudian ia sampaikan kepada seluruh klub, pelatih, rekan setim, suporter, dan keluarganya.
Bagian paling emosional dari pesan tersebut ditujukan kepada istri dan kedua putrinya.
"Selama bertahun-tahun, kalian harus berbagi suami dan ayah dengan sepak bola."
"Kini saya ingin mengembalikan waktu yang telah direnggut oleh sepak bola."
"Kalian adalah kemenangan terbesar dalam hidup saya."
Krmencik mengakhiri surat perpisahannya dengan kalimat yang mencerminkan kepribadiannya.
"Beginilah cara saya selalu membayangkan akan mengakhiri perjalanan ini. Dalam diam. Tanpa kemeriahan. Namun dengan kepala tegak," tutupnya.
Michael Krmencik mengawali karier profesional bersama klub-klub di Republik Ceko sebelum namanya benar-benar bersinar saat memperkuat Viktoria Plzen.
Bersama Viktoria Plzen, ia berkembang menjadi salah satu striker paling tajam di Liga Ceko.
Pada musim 2017/2018, Krmencik keluar sebagai top skor liga dengan torehan 16 gol dan membantu klubnya meraih gelar juara.
Ketajamannya membuat klub raksasa Belgia, Club Brugge, merekrutnya pada Januari 2020.
Meski sempat kesulitan mendapatkan tempat utama, Krmencik tetap merasakan atmosfer kompetisi elite Eropa dan tampil di ajang Liga Champions.
Kariernya kemudian berlanjut dengan status pinjaman ke PAOK di Yunani.
Di sana ia tampil impresif dan ikut mengantarkan klub tersebut menjuarai Piala Yunani musim 2020/2021.
Setelah kembali ke Republik Ceko bersama Slavia Praha, Krmencik memutuskan mencoba tantangan baru di Asia.
Pada 2022, ia bergabung dengan Persija Jakarta.
Meski hanya semusim membela Macan Kemayoran, Krmencik langsung menjadi andalan di lini depan.
Ia tampil dalam 23 pertandingan Liga 1, mencetak 10 gol dan menyumbang 2 assist, sekaligus membantu Persija finis di papan atas klasemen.
Usai meninggalkan Indonesia, Krmencik kembali berkarier di Eropa dengan memperkuat Apollon Limassol di Siprus sebelum akhirnya menutup perjalanan panjangnya sebagai pesepak bola profesional.
Sepanjang kariernya, Krmencik juga menjadi bagian penting Timnas Republik Ceko.
Ia membukukan 46 penampilan bersama tim nasional senior dengan koleksi 9 gol, serta tampil pada ajang UEFA Euro 2020.
Kini, setelah hampir dua dekade berkiprah di lapangan hijau, Michael Krmencik memilih menutup babak sebagai pesepak bola.