Manchester City masih memantau gelandang Lille, Ayyoub Bouaddi, meskipun baru saja menyetujui biaya besar untuk mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Menurut laporan ESPN, City terus memonitor pemain berusia 18 tahun itu menjelang kemungkinan transfer musim panas ini.
Hal ini menarik karena raksasa Liga Premier tersebut baru saja melakukan investasi besar di lini tengah. The Guardian melaporkan bahwa City telah mencapai kesepakatan senilai £116 juta dengan Nottingham Forest untuk gelandang tim nasional Inggris, Anderson.
Bouaddi juga menjadi incaran juara Liga Premier, Arsenal, pada musim panas ini. Pelatih Mikel Arteta dikabarkan berusaha memperkuat lini tengah timnya dengan tambahan pemain baru.
Ketertarikan City terhadap Bouaddi menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berfokus pada pemain yang siap tampil langsung di tim utama.
Anderson akan datang sebagai opsi yang sudah berpengalaman di Liga Premier, sedangkan Bouaddi menawarkan prospek berbeda: pemain muda dengan kemampuan teknis tinggi dan potensi perkembangan besar di masa depan.
Gelandang Lille tersebut sudah mendapat penilaian tinggi di seluruh Eropa. Menurut Transfermarkt, ia tercatat sebagai gelandang tengah berusia 18 tahun di LOSC Lille dengan nilai pasar sekitar €50 juta dan kontrak yang berlaku hingga 2029.
Kenaikan kariernya terbilang cepat, dan ketenangan Bouaddi di lini tengah membuatnya menjadi salah satu talenta muda paling menarik di Prancis.
ESPN juga menyebut bahwa Arsenal telah mengamati Bouaddi, meskipun fokus utama The Gunners tampaknya masih tertuju pada bintang Newcastle United, Bruno Guimarães.
Hal tersebut bisa menjadi peluang bagi City jika mereka bergerak cepat dalam perburuan tanda tangannya.
Apakah gelandang asal Maroko itu akan bergabung dengan City?
Bouaddi merupakan tipe pemain yang memang layak dipantau oleh Manchester City.
Ia mungkin belum siap langsung menembus susunan inti Pep Guardiola, namun kecerdasan, penguasaan bola, dan profil fisiknya menjadikannya proyek jangka panjang yang sangat menarik.
Pemain muda tersebut tampil mengesankan untuk tim nasional Maroko di Piala Dunia, dan hal itulah yang membuat klub-klub seperti City, Arsenal, dan Liverpool tertarik untuk merekrutnya.
Kesepakatan Anderson menunjukkan bahwa City menginginkan kualitas yang sudah terbukti saat ini, sementara Bouaddi lebih terkait dengan rencana jangka panjang untuk menguasai lini tengah masa depan. Jika ia terus berkembang di Lille, nilai pasarnya bisa meningkat pesat dalam waktu singkat.
City tidak perlu terburu-buru melakukan pembelian gelandang mahal lainnya hanya demi menambah skuad.
Namun, jika mereka yakin Bouaddi bisa berkembang menjadi pemain kelas dunia, langkah cepat untuk mengamankannya bisa menjadi keputusan yang lebih bijak sebelum klub-klub besar Eropa lainnya ikut dalam persaingan.