POS-KUPANG.COM - Marilah kita siapkan hati dan pikiran untuk berdoa. Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.
Ya Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur kepada-Mu atas sabda kehidupan yang Engkau anugerahkan kepada kami hari ini.
Melalui firman-Mu, Engkau kembali mengingatkan kami bahwa hidup ini tidak pernah lepas dari badai, tantangan, dan pergumulan.
Ada saat-saat ketika perahu hidup kami diguncang ombak ketakutan, kegagalan, sakit penyakit, persoalan keluarga, tekanan ekonomi, maupun berbagai kecemasan yang membuat kami merasa seolah-olah Engkau jauh dari kami.
Namun, hari ini Engkau meneguhkan hati kami bahwa Engkau selalu hadir di dalam perahu kehidupan kami.
Engkau tidak pernah meninggalkan kami, sekalipun terkadang kami tidak mampu merasakan kehadiran-Mu.
Tuhan, ampunilah kami apabila dalam menghadapi kesulitan kami lebih memilih mengandalkan kekuatan sendiri daripada berserah kepada-Mu.
Ampunilah kami ketika hati kami lebih tertarik pada harta, kekuasaan, kenyamanan, dan berbagai berhala duniawi daripada mencari kehendak-Mu.
Sering kali kami menjadi seperti bangsa Israel yang telah diperingatkan oleh para nabi, tetapi tetap mengeraskan hati. Kami sadar bahwa dosa, kesombongan, kerakusan, dan ketidakpedulian kepada sesama hanya akan membawa kami semakin jauh dari-Mu.
Ya Yesus, kuatkanlah iman kami. Ajarlah kami untuk berseru kepada-Mu dengan penuh kepercayaan ketika badai kehidupan datang menghantam.
Tanamkan keyakinan dalam hati kami bahwa tidak ada persoalan yang terlalu besar bagi kuasa-Mu. Engkaulah Tuhan yang sanggup meredakan angin ribut, menenangkan gelombang, dan mengubah ketakutan menjadi damai.
Ketika kami lemah, jadilah kekuatan kami. Ketika kami putus asa, jadilah harapan kami. Ketika kami jatuh ke dalam dosa, bangkitkanlah kami dengan belas kasih dan pengampunan-Mu.
Kami juga berdoa bagi sesama kami yang sedang mengalami badai kehidupan. Kuatkan mereka yang sakit, hiburlah mereka yang berduka, teguhkan mereka yang kehilangan pekerjaan, dampingilah mereka yang sedang menghadapi persoalan keluarga, dan berilah pengharapan kepada mereka yang merasa hidupnya tidak berarti.
Jadikanlah kami alat kasih-Mu, agar melalui perhatian, penghiburan, dan tindakan nyata kami, semakin banyak orang merasakan kehadiran-Mu yang menyelamatkan.
Bimbinglah kami agar setiap hari hidup dalam pertobatan yang sejati. Jauhkanlah kami dari segala bentuk keserakahan, kebencian, kepalsuan, dan ketidakadilan.
Bukalah hati kami untuk mengasihi sesama, terutama mereka yang miskin, tersingkir, dan menderita. Semoga hidup kami menjadi kesaksian tentang kasih-Mu yang memulihkan, sehingga melalui perkataan dan perbuatan kami, nama-Mu semakin dimuliakan.
Bunda Maria, Bunda Pengharapan, dampingilah kami agar tetap setia mengikuti Putra-Mu. Para malaikat pelindung dan semua orang kudus, doakanlah kami agar tetap teguh dalam iman sampai akhir hidup kami.
Sebab kepada-Mulah kami berserah, ya Tuhan, kini dan sepanjang segala masa.
Amin. (*)