Jawaban Telak Orlando Gill untuk sang Pendahulu, Catat 8 Save Penting Pembungkam Jerman
Drajat Sugiri June 30, 2026 10:57 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Paraguay sebenarnya menghadapi berbagai hantaman sebelum bertanding melawan Jerman di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Selasa (30/6/2026) di Gillette Stadium, Massachussets, Amerika Serikat.

Salah satu hantaman paling keras justru datang dari sang legenda hidup dan salah satu kiper paling ikonik yang pernah dimiliki Uruguay dan sepak bola dunia, Jose Luis Chilavert.

Chilavert benar-benar menguliti Timnas Paraguay, dari penunjukan pelatih hingga cara bermain kiper La Abirroja, Orlando Gill.

Padahal Paraguay sudah bersusah payah melaju ke babak 32 besar Piala Dunia lewat jalur peringkat tiga terbaik.

Mereka menemani Amerika Serikat dan Australia yang lolos dari Grup D.

"Grup D seperti grup neraka karena kekuatannya tak bisa diprediksi dan cukup berimbang satu sama lain," kata Richardo Liwang, anggota Indo Barca, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Baca juga: Apresiasi untuk Gustavo Alfaro: Ilmuwan, Pujangga, dan Pelatih Bersejarah Paraguay di Piala Dunia

Chilavert menyoroti Orlando Gill yang ia pandang jarang berkomunikasi dengan rekan-rekannya.

Padahal seorang penjaga gawang harus sering berkomunikasi dan memberikan instruksi kepada bek dan rekan yang lain untuk terus waspada.

"Anak ini, (Orlando) Gill, tidak pernah berbicara, dia selalu diam," kata Chilavert.

"Padahal sepak bola adalah soal komunikasi, bahkan hal itu harus lebih sering dilakukan seorang penjaga gawang," paparnya.

Gill memilih diam di tengah kritik sang legenda hidup dan salah satu kiper terbaik Paraguay.

Ia ternyata langsung memberikan jawaban ketika berhadapan dengan Jerman di atas lapangan.

Bagan babak 32 besar Piala Dunia 2026 hingga Kamis (25/6/2026) pagi setelah laga Grup C selesai. Jepang, Belanda, dan Swedia punya pilihan sulit di babak 32 besar, calon lawan yang akan mereka hadapi di fase gugur berasal dari tim unggulan. (Tribunnews.com)
Bagan babak 32 besar Piala Dunia 2026 hingga Kamis (25/6/2026) pagi setelah laga Grup C selesai. Jepang, Belanda, dan Swedia punya pilihan sulit di babak 32 besar, calon lawan yang akan mereka hadapi di fase gugur berasal dari tim unggulan. (Tribunnews.com) (Tribunnews.com)

Gill yang berusia 26 tahun, melakukan 6 penyelamatan penting di sepanjang waktu normal dan tambahan.

Hal tersebut membuat Jerman semakin kelimpungan mencari celah.

Ditambah lagi, aksinya semakin heroik ketika memasuki babak adu penalti.

Skill menjaga gawangnya benar-benar diuji dan mampu tampil solid bagi timnya.

Gill menggagalkan dua tendangan penalti Jerman yang membuat Paraguay pada akhirnya bisa menang dengan skor 3-4 di babak tos-tosan tersebut.

Ia pun menyabet penghargaan pemain terbaik atau MVP di laga ini.

Pada akhirnya Gill memberikan jawaban terbaiknya, yaitu dengan menghentikan peluang-peluang Jerman langsung secara berhadap-hadapan.

Sikap yang diambil pelatih Gustavo Alfaro juga akhirnya berbuah.

Ia memilih tak membalas ucapan pedas Chilavert tersebut.

Dirinya membiarkan para pemainnya fokus terlebih dahulu dan sekaligus memberikan pembelaan kepada Gill yang didapuk sebagai kiper utama.

"Saya lebih suka Chilavert, daripada menjadi orang yang menyerang kami, untuk datang kemari berbagi dan mengajari beberapa hal kepada para pemain. Hal yang sama juga untuk Roque (Santa Cruz) dan yang lainnya," papar Alfaro.

Kini, Paraguay tinggal fokus menjelang babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Mereka masih menunggu lawan yang akan dihadapi di fase tersebut.

Paraguay akan berhadapan dengan pemenang dari laga antara Prancis melawan Swedia.

Di atas kertas, Prancis lebih berpeluang melangkah ke fase berikutnya.

Namun sebagaimana yang dilakukan Paraguay, Swedia pun memiliki peluang untuk memberikan kejutan kepada Les Bleus.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.