BANJARMASINPOST.CO.ID - Perubahan pedangdut Lesti Kejora sejak pertama kali muncul di panggung D’Academy (DA) 1 hingga kini menjadi juri menuai perhatian Rizky Billar sang suami.
Transformasi Lesti Kejora sampai musim kedelapan D'Academy itu memang selalu menarik perhatian.
Bukan hanya soal karier, tapi penampilan fisik sang biduan pun berubah drastis menjadi jauh lebih cantik dan glowing.
Adanya perubahan ini ternyata tidak hanya disadari oleh para penggemar, tetapi juga oleh sang suami, Rizky Billar.
Dalam acara Press Conference D’Academy 8 yang digelar baru-baru ini, Lesti membeberkan candaan Billar yang sempat terheran-heran melihat perubahan warna kulitnya.
Sambil tertawa, Lesti menceritakan momen di balik layar saat Billar membandingkan foto masa lalunya dengan penampilannya yang sekarang.
Baca juga: Dua Putranya Ikut Mualaf, Ini Kata Celine Evangelista Soal Reaksi Stefan William
"Malahan tadi si Kakak (Billar) nanya: 'Sayang, kamu kok bisa seputih sekarang itu pake apa?' katanya. 'Kamu dulu geseng (kusam) kan? Kayaknya aku lebih geseng deh'," ujar Lesti di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026).
Istilah "geseng" sendiri merujuk pada kondisi kulit yang gelap atau kusam karena sering terpapar sinar matahari.
Gambaran ini menurut Lesti sangat lekat dengan dirinya saat masih tinggal di desa sebelum mengikuti kompetisi di tahun 2014.
Bagi Lesti, penampilannya yang kini terlihat jauh lebih bersih dan terawat bukan hanya hasil dari perawatan semata, melainkan buah dari kesempatan besar yang diberikan oleh Indosiar dan program D’Academy.
"Ya itulah Dangdut Academy, itulah Indosiar. Kenapa? Karena bisa meng-upgrade bukan cuma jalannya kita meraih cita-cita, tapi semuanya (termasuk penampilan)," tegas Lesti Kejora.
Ia menyadari bahwa masuk ke dunia entertainment menuntutnya untuk terus memberikan yang terbaik, tidak hanya lewat kualitas vokal, tapi juga representasi diri di depan kamera.
Bergabung dengan manajemen besar membuatnya mendapatkan akses ke penata rias profesional, gaya hidup yang lebih sehat, hingga perawatan kecantikan yang memadai.
Melihat para peserta D’Academy 8 yang kini siap bertarung, Lesti seolah bercermin pada dirinya 12 tahun yang lalu.
Ia mengenang bagaimana dulu dirinya duduk di posisi yang sama dengan para peserta, dengan segala keterbatasan fisik dan mental.
"Ya Allah, 12 tahun yang lalu aku loh duduk di belakang itu (posisi peserta). Benar-benar dari bawah," ungkapnya penuh haru.
Kini, dengan aura bintang yang semakin terpancar dan penampilan yang kian mempesona, Lesti Kejora siap duduk di kursi juri untuk mencari bibit-bidang dangdut baru yang diharapkan bisa mengikuti jejak sukses dan transformasinya yang luar biasa.
Lesti Kejora kembali dipercaya menjadi juri ajang Dangdut Academy (DA) musim kedelapan.
Ini menjadi kali ketiga Lesti duduk di kursi juri setelah sebelumnya terlibat di DA6 dan DA7.
Pada DA8, ia akan memberikan penilaian bersama Soimah, King Nassar, Wika Salim, dan Dewi Perssik.
Hal yang paling utama bagi Lesti untuk kesempatan kali ini adalah dirinya tidak bertugas sebagai juri saat sedang hamil.
"Ada lagi yang baru kali ini Dede (Lesti) enggak hamil. Karena dari kemarin setiap jadi juri pasti bunting," ucap Lesti Kejora di kawasan Senayan Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026).
Meski kini berperan sebagai juri, Lesti mengaku kenangannya saat menjadi peserta DA1 masih begitu membekas.
Pengalaman selama mengikuti kompetisi itu bahkan menjadi salah satu bekal terbesar dalam perjalanan kariernya hingga saat ini.
"Banyak, banyak. Bisa ketemu dengan senior-senior terus bisa apa ya, mempunyai pengalaman bagaimana cara bernyanyi dengan baik, bagaimana cara menempatkan cengkok yang baik, ya kayak gitu-gitu," jelas Lesti.
Tak hanya belajar bernyanyi, pelantun lagu Sekali Seumur Hidup itu mengatakan para peserta juga dibekali berbagai kemampuan lain di luar dunia tarik suara.
"Dan pengalaman-pengalaman lainnya seperti bisa syuting, karena zaman aku dulu tuh bukan cuma nyanyi aja tapi diasah juga kemampuan kita untuk bisa berakting, untuk bisa MC gitu-gitu," bebernya.
"Karena memang aku bilang Dangdut Academy ini adalah sekolah, sekolah aku kedua," ujar Lesti.
Mengingat kembali perjuangannya belasan tahun lalu, Lesti berharap para peserta DA8 juga bisa meraih mimpi seperti yang pernah ia rasakan.
"Sampai saat ini pasti selalu aku tuh selalu ngelihat, 'Masyaallah Tabarakallah'. Maaf ya, berapa tahun lalu aku di situ dan aku ngerasain bagaimana berjuangnya untuk bisa menggapai cita-cita, bisa menggapai mimpi-mimpi," tutur Lesti.
Lesti juga menitipkan doa agar seluruh peserta DA8 selalu diberi kesehatan selama menjalani kompetisi.
Menurutnya, kualitas suara harus didukung kondisi fisik yang prima agar mampu tampil maksimal di setiap penampilan.
"Ya harapannya mudah-mudahan adik-adik yang akan berjuang di Dangdut Academy 8 diberikan kesehatan, kemudahan serta kelancaran. Karena kalau suara bagus tapi tidak didukung dengan fisik yang bagus juga kan kasihan," bebernya.
"Karena kan memang nyanyi itu perlu kondisi badan yang staminanya juga bagus gitu. Jadi aku sih berharap mudah-mudahan adik-adik bisa sehat terus dan bisa kasih yang terbaik di setiap penampilan," ungkap Lesti.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)