- Program luar angkasa Iran kembali menjadi sorotan di tengah memanasnya ketegangan dengan Amerika Serikat.
Di balik peluncuran satelit, muncul pertanyaan mengenai seberapa jauh sebenarnya kemampuan rudal Teheran.
Iran memang belum diketahui memiliki rudal balistik antarbenua atau ICBM yang mampu menjangkau daratan utama AS secara langsung.
Namun, perkembangan teknologi rudal Iran terus menjadi perhatian para analis pertahanan dunia.
Saat ini, rudal balistik operasional Iran diperkirakan memiliki jangkauan sekitar dua ribu hingga empat ribu kilometer.
Jangkauan tersebut memungkinkan Iran menjangkau sebagian besar wilayah Timur Tengah.
Termasuk pangkalan-pangkalan militer AS yang berada di Irak, Kuwait, Bahrain, Qatar, hingga Yordania.
Karena itu, ancaman utama bagi Washington bukan berasal dari serangan langsung ke daratan Amerika.
Melainkan terhadap aset-aset militer Amerika yang tersebar di kawasan Timur Tengah.
Selain mengembangkan rudal balistik, Iran juga terus memperkuat program luar angkasanya melalui peluncuran roket pembawa satelit.
Sejumlah pakar menilai teknologi roket tersebut memiliki prinsip dasar yang serupa dengan teknologi rudal jarak jauh.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada bukti bahwa Iran telah mengoperasikan rudal balistik antarbenua.
Perhatian terhadap kemampuan rudal Iran semakin meningkat setelah konflik selama 40 hari di Timur Tengah.
Dalam konflik tersebut, Iran meluncurkan ratusan rudal dan ribuan drone ke berbagai sasaran di kawasan.
Iran juga mengklaim telah menyerang sejumlah pangkalan militer AS di Bahrain dan Kuwait.
Serangan itu memunculkan kembali pembahasan mengenai kemampuan industri pertahanan Iran.
Sejumlah analis bahkan menilai kapasitas produksi rudal Iran lebih besar daripada perkiraan intelijen Barat sebelumnya.
Selain mengandalkan rudal, Iran juga memperkuat kemampuan militernya melalui jaringan sekutu dan kelompok proksi di berbagai wilayah Timur Tengah.
Strategi tersebut dinilai membuat ancaman terhadap kepentingan AS tidak hanya berasal dari wilayah Iran.
Program: Tribun Video Update
Host: Feba Fadhiliana
Editor Video: Aura Dewi Arafuru
Uploader: bagus gema praditiya sukirman