Nasib Siswi SMA Korban Pelecehan di Karawang, Kini Malah Dikeluarkan, Dedi Mulyadi: Kita Tangani
Listusista Anggeng Rasmi June 30, 2026 01:54 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang siswi kelas XII di Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, menjadi perhatian serius publik setelah muncul dugaan korban justru kehilangan hak untuk melanjutkan pendidikan.

Korban disebut dikembalikan kepada orang tuanya setelah kasus tersebut mencuat ke permukaan.

Kondisi itu memicu keprihatinan luas karena korban dinilai menghadapi beban ganda, yakni trauma akibat dugaan pelecehan sekaligus persoalan pendidikan.

Menanggapi situasi tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan pemerintah provinsi tidak akan tinggal diam.

Ia memastikan penanganan kasus akan mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sikap tegas itu disampaikan setelah keluarga korban mengirimkan surat terbuka kepada sejumlah instansi, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV.

Dedi menegaskan seluruh proses akan dikawal agar hak-hak korban tetap terlindungi.

"Pokoknya kita tangani deh. Seluruh masalah-masalah Jawa Barat akan ditangani oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ya, oke,” ujar Dedi Mulyadi saat dimintai keterangan di Bandung, Senin (29/6/2026).

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah akan turun tangan dalam menyelesaikan persoalan yang menyita perhatian masyarakat.

Baca juga: DPRD Sukoharjo Soroti Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Guru PPPK, Curangi Dunia Pendidikan

ILUSTRASI pelecehan
ILUSTRASI pelecehan (Tribun)

Langkah intervensi ini diharapkan mampu memberikan rasa keadilan sekaligus memastikan korban tetap memperoleh hak atas pendidikan di tengah proses penanganan perkara.

Kasus tersebut juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap korban kekerasan seksual agar tidak mengalami diskriminasi maupun kehilangan masa depan akibat peristiwa yang dialaminya.

Hingga kini, perkembangan kasus masih terus dipantau dengan harapan seluruh pihak yang terlibat dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga: Modus Dugaan Pelecehan di Semarang, Pria Ngaku Habib Pakai Ancaman Spiritual untuk Cabuli Santriwati

KASUS PENYEKAPAN - Prihatin dengan kasus penyekapan di Bandung, Dedi Mulyadi beri tugas khusus untuk RT/RW di Jawa Barat.
KASUS PENYEKAPAN - Prihatin dengan kasus penyekapan di Bandung, Dedi Mulyadi beri tugas khusus untuk RT/RW di Jawa Barat. (Dok./Diskominfo Jabar)

Disdik Jabar Mulai Bergerak tapi Masih Bungkam

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar sebenarnya sudah melakukan langkah cepat untuk menindaklanjuti peristiwa memilukan tersebut.

Meski demikian, pihak birokrasi Disdik Jabar masih enggan membuka suara secara mendalam terkait detail sanksi bagi oknum guru maupun nasib pemulihan status sekolah sang siswi.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Disdik Jabar, Deden Saepul Hidayat, menolak memberikan keterangan lebih lanjut sebelum mendapatkan lampu hijau dari Kepala Dinas.

(Tribunnewsmaker.com/ TribunJabar/ Nazmi Abdurrahman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.