Khofifah Resmi Rebranding RSJ Menur Surabaya Menjadi RSD Prof Dr Moeljono
Cak Sur June 30, 2026 02:04 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, resmi melakukan rebranding Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur Surabaya menjadi Rumah Sakit Daerah (RSD) Prof Dr Moeljono Provinsi Jawa Timur. 

Langkah strategis tersebut diambil untuk menghilangkan stigma negatif terkait layanan kesehatan jiwa, sekaligus memperkenalkan fasilitas kesehatan umum yang kini tersedia secara komprehensif.

Menghapus Stigma Melalui Transformasi Layanan

Khofifah menjelaskan bahwa selama ini persepsi masyarakat terhadap RSJ Menur masih terbatas hanya pada penanganan gangguan kejiwaan.

Padahal, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim tersebut telah melakukan pengembangan layanan kesehatan secara menyeluruh.

"Saya ingin menyampaikan, tolong sampaikan kepada masyarakat bahwa Rumah Sakit Menur tidak hanya melayani gangguan kejiwaan atau kesehatan mental. Layanan lainnya juga sudah sangat komprehensif," ujar Khofifah pada Selasa (30/6/2026).

Ia berharap, perubahan nama menjadi RSD Prof Dr Moeljono dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan yang lebih inklusif dan modern.

Untuk mempermudah transisi, ia menyarankan penggunaan nama "Rumah Sakit Prof Dr Moeljono Menur" agar masyarakat tetap familiar dengan lokasi rumah sakit tersebut.

Fasilitas Modern dan Kualitas Unggulan

Selain perubahan nama, Khofifah memastikan bahwa kualitas pelayanan dan fasilitas di RS Prof Dr Moeljono terus ditingkatkan.

 Saat ini, rumah sakit tersebut bahkan memiliki fasilitas ruang VIP yang sering digunakan oleh para tokoh penting di Jawa Timur, karena kenyamanan dan kecepatan pelayanannya.

Peluncuran Program Pelita ASN

Dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026, Khofifah juga meluncurkan program Pelita ASN. Layanan ini dirancang sebagai wadah pendampingan dan konsultasi terintegrasi bagi Aparatur Sipil Negara.

  • Tujuan: Mencegah persoalan keluarga yang berujung pada perceraian.
  • Pendekatan: Solutif melalui konsultasi profesional.
  • Target: Seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menteri PPPA RI, Arifatul Choiri Fauzi, turut memberikan apresiasi atas inovasi tersebut.

Ia menilai Jawa Timur sebagai daerah yang unggul dalam kreativitas kebijakan, terutama dengan adanya penghargaan PPA Award sebagai bentuk perlindungan anak yang berkelanjutan.

Dengan rebranding ini, RS Prof Dr Moeljono diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan modern yang mampu melayani kebutuhan medis masyarakat secara luas tanpa sekat stigma.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.