50 Kreator Digital se-Jateng DIY Eksplorasi Keindahan Banyumas
rika irawati June 30, 2026 02:07 PM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebanyak 50 pegiat media sosial, jurnalis digital, konten kreator dan pengelola komunitas mengikuti Sosial Media Summit (SMS) 2026 yang digelar di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, 26-28 Juni 2026.

Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam acara ini, mereka terlibat dalam diskusi, networking, eksplorasi destinasi wisata, hingga produksi konten digital untuk mempromosikan potensi Banyumas secara kreatif dan autentik.

Saat membuka kegiatan, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengapresiasi penyelenggaraan SMS 2026 yang menghadirkan wajah baru promosi daerah melalui kekuatan media sosial. 

Baca juga: Istri Terlibat Pembunuhan Kakek di Arcawinangun Banyumas, Polisi Buru Pelaku Utama

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dengan komunitas digital menjadi kebutuhan di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat.

"Saya berharap, kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti sekali, tetapi bisa diselenggarakan minimal dua kali dalam setahun."

"Banyumas memiliki begitu banyak potensi wisata, budaya, kuliner, ekonomi kreatif, hingga UMKM yang layak dikenal lebih luas melalui karya-karya kreatif para pegiat media sosial," ujarnya dalam rilis, Selasa (30/6/2026).

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta diajak menyusuri berbagai destinasi unggulan Banyumas, mulai dari kawasan heritage Kota Lama Banyumas, wisata alam Baturraden, sentra kuliner, hingga berbagai ikon ekonomi kreatif. 

Tak hanya itu, peserta juga disuguhi tiga agenda spektakuler yang semakin mengukuhkan Banyumas sebagai kota pertunjukan (city of events). 

Mereka berkesempatan menyaksikan Lengger Bicara, Jazz Gunung Slamet, serta Festival Balon Udara Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Ketiga event tersebut menghadirkan pengalaman berbeda yang memperlihatkan kekayaan seni, budaya, musik, dan kreativitas masyarakat Banyumas. 

Inisiator kegiatan sekaligus Founder @InfoPurwokerto, Irfan Bahtiar mengatakan, rangkaian acara tersebut menjadi bukti bahwa Banyumas tengah membangun identitas baru sebagai daerah yang kaya event berkualitas dan mampu menarik perhatian publik nasional.

"Sosial Media Summit lahir dari keyakinan bahwa promosi daerah tidak lagi hanya mengandalkan media konvensional," kata Irfan Bahtiar.

Baca juga: Cetak Atlet Kelas Dunia, NPCI Banyumas Malah Menjerit Kekurangan Dana

Irfan mengatakan, komunitas digital kini menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun citra daerah sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Mereka ingin membangun ekosistem yang bukan sekadar menggelar acara.

Acar Sosial Media Summit sekaligus menjadi ruang bertemunya para kreator, media, komunitas, pelaku wisata, UMKM, dan pemerintah agar lahir kolaborasi yang berkelanjutan. 

"Banyumas memiliki cerita yang luar biasa, dan tugas kita adalah mengemasnya menjadi narasi yang menarik sehingga dikenal lebih luas."

"Kehadiran para peserta di berbagai event unggulan juga diharapkan mampu memperkuat branding Banyumas di ruang digital," ungkapnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.