TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kini terjawab sudah tujuan Taufik Hidayat, pria yang potong bibir wanita di Bandung, ngotot ingin bertemu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelum ditangkap.
Rupanya Taufik bukan bermaksud meminta bantuan pada Dedi Mulyadi.
Upaya Taufik untuk selamat dari jeratan hukum atas tindakan kejinya terhadap Yuvita Tri Rezeki (29) kini terungkap.
Dia bukan hanya lari ke sejumlah wilayah demi lolos dari kejaran polisi.
Taufik Hidayat rupanya berusaha mencari Gubernur Jabar KDM untuk bisa curhat.
Mantan atasannya, Dadang Ahyar Ismail bercerita, selama pelarian Taufik selalu menghubunginya.
"Opik tuh gak mau ada orang lain," katanya.
Dadang mengatakan ia selalu mengirim pesan lewat direct message (DM) Instagram ke Dedi Mulyadi.
"Yang pertama dikasih tau itu bapak bahwa ada Taufik, Taufik pengen ketemu sama bapak, sampai Taufik itu diamankan, bapak yang tau, cuman bapak gak baca," kata Dadang.
Upaya Taufik terbukti dari rekaman CCTV saat datang ke Gedung Pakuan.
Dia datang menggunakan motor Yamaha Nmax hitam pukul 04.00 WIB, Selasa (23/6/2026).
"Saya jaga di gerbang utama," kata penjaga.
Baca juga: Rekaman CCTV Detik-detik Taufik Hidayat Datangi KDM Sebelum Ditangkap: Ada yang Harus Saya Sampaikan
Ketika datang, Taufik langsung memanggil dirinya.
"Dia manggil. Saya gak langsung mendekati karena takut juga, dia pakai NMAX hitam, helm dan masker," katanya.
Penjaga keamanan mengaku tidak mengenali wajah Taufik karena tertutup masker dan helm.
Selain itu Taufik juga tidak memperkenalkan diri.
"Makanya gak hafal. Dia di luar, saya di dalam," katanya.
Baca juga: Cerita Eks Bos Nyaris Dapat Rp 250 Juta, Tolak Permintaan Taufik Hidayat Temui KDM: Daripada Bonyok
Ketika berbincang, Taufik hanya mengutarakan tujuannya bertemu KDM.
"Pengen ketemu bapak, bilangnya ke saya teh lagi banyak masalah jadi mau dipenjara, gak tahu permasalahannya apa. Sama saya disarankan ke Bale Panangguhan Gedung Sate," katanya.
Kata dia, Taufik Hidayat berniat bertemu Dedi Mulyadi secara langsung.
"Mau ketemu pak Dedi secara langsung karena ini pribadi," katanya.
Dadang Ahyar Ismail mengatakan dengan adanya bukti CCTV dan kesaksian penjaga, berarti Taufik tidak bohong padanya.
"Berarti taufik gak bohong ke saya," katanya.
Dadang mengatakan niatan Taufik bertemu KDM sudah diutarakan sejak lama, jauh sebelum dia ditangkap.
"Ditelepon, bahkan dari jauh-jauh hari pengen ketemu pak KDM, tapi gimana caranya," katanya.
Sampai-sampai Dadang juga disuruh ke Ciaro, Nagrek, menjemput Tata ayah Taufik Hidayat untuk dibawa bertemu Dedi Mulyadi.
"Saya disuruh ke Nagrek ke Ciaro tolong bawain bapak saya bawa ke pak KDM," katanya.
Taufik semakin panik setelah Dedi Mulyadi membuat sayembara Rp 250 juta bagi yang berhasil menangkap Taufik.
Baca juga: Respon Satpam Kantor Dedi Mulyadi Saat Didatangi Taufik Hidayat, Tak Ditangkap, Malah Diberi Saran
"Astagfirullah gimana ini ?" kata Dadang menirukan ucapan Taufik.
Dadang mengungkap tujuan Taufik ingin bertemu Dedi.
Katanya, Taufik hanya ingin bercerita perihal kasusnya dengan Yuvita.
"Si Taufik kaalau ketemu bapak, mau cerita, setelah cerita asal bapak ngedengerin, saya mau digimanain terserah pak Dedi," katanya.
Sampai akhirnya Taufik Hidayat ditangkap di Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pukul 18.30 WIB, Selasa (23/6/2026).
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t