TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta penilaian yang adil terhadap harga Pertamax yang belum turun setelah mengalami kenaikan.
"Kita lihat saja, teman-teman media, teman-teman juga harus fair dong. Pada saat harga minyak lagi naik dua bulan lebih, hampir tiga bulan kan (harga Pertamax) enggak kita naikkan," ujar Bahlil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).
Kondisi harga bahan bakar minyak (BBM) jenis non-subsidi itu naik seiring dinamika geopolitik global, utamanya konflik Amerika Serikat (AS) versus Iran yang berkaitan dengan kondisi Selat Hormuz.
Bahlil menyampaikan, ketika harga minyak dunia sedang naik beberapa bulan lalu, pemerintah Indonesia berhasil menahan harga Pertamax tidak naik.
"Masa baru naik baru naik dua minggu hampir tiga minggu ya? Teman-teman sudah tanya itu, kenapa waktu kemarin kok tidak tanya nggak diturunkan?" imbuhnya.
Berapa harga BBM di Indonesia saat ini?
Harga BBM di SPBU Pertamina sampai saat ini masih belum mengalami perubahan.
Harga BBM tersebut masih mengacu pada penyesuaian yang mulai berlaku sejak 10 Juni 2026.
Harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex masih bertahan di level yang sama.
Sementara itu, harga BBM subsidi Pertalite dan Biosolar subsidi juga belum mengalami perubahan.
Berikut ini rincian harga BBM Pertamina:
Pertalite
Rp 10.000: Seluruh Indonesia
Biosolar
Rp 6.800: Seluruh Indonesia
Pertamax
Rp 15.250: Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Rp 15.500: Free Trade Zone (FTZ) Batam
Rp 16.250: Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur
Rp 16.650: Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya
Rp 17.000: Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara
Pertamax Green 95
Rp 17.000: Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur
Pertamax Turbo
Rp 19.700: Free Trade Zone (FTZ) Batam
Rp 19.900: Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat
Rp 21.200: Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Papua
Rp 21.650: Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara
Dexlite
Rp 21.550: Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Rp 21.850: Free Trade Zone (FTZ) Batam
Rp 23.000: Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur Rp 23.500: Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya
Rp 24.000: Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara
Pertamina Dex
Rp 23.550: Free Trade Zone (FTZ) Batam
Rp 24.800: Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur
Rp 25.350: Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Papua Barat, Papua Barat Daya
Rp 25.900: Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara
Sumber: Kompas.com