Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Morowali menggelar Pelatihan Pengembangan Produk Olahan Pangan dan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) di Aula Hotel Amanah Syariah, Desa Ipi, Kecamatan Bungku Tengah, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 30 Juni hingga 4 Juli 2026 itu dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali, Bambang Soerojo.
Pelatihan tersebut diikuti oleh pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) dari berbagai wilayah di Kabupaten Morowali dengan tujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam menghasilkan produk pangan yang berkualitas.
Dalam sambutannya, Bambang Soerojo menyampaikan bahwa sektor industri rumah tangga pangan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca juga: Kalah di Piala Dunia, Pedagang Turunkan Bendera Jerman dan Belanda
Karena itu, pelaku usaha perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan mengenai standar produksi pangan yang baik.
“Melalui pelatihan ini diharapkan para pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas produk sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB-IRT), mulai dari proses produksi, sanitasi, pengemasan hingga pemasaran produk.
Sementara itu, Disperindag Kabupaten Morowali berharap kegiatan ini dapat melahirkan pelaku usaha pangan yang semakin profesional dan mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.
Pelatihan ini mengusung tema “Menghasilkan Produk Usaha yang Berkualitas, Higienis dan Berdaya Saing”, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali dalam mendukung pengembangan produk pangan lokal yang kompetitif dan berkelanjutan. (*)