DPR RI Tetapkan 7 Anggota KIP RI, Joemarthine Siap Jalankan Amanah
Abdul Hafiz Sripo June 30, 2026 03:27 PM

SRIPOKU.COM - Joemarthine Chandra bersyukur atas telah ditetapkannya 7 anggota Komisi Informasi Pusat periode 2026-2030 oleh Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (30/6/2026).

"Alhamdulillah, kami menyampaikan rasa syukur atas telah ditetapkannya anggota Komisi Informasi Pusat oleh Rapat Paripurna DPR RI," ungkap Joemarthine Chandra, salah satu komisioner KIP RI asal Palembang, Sumatera Selatan kepada Sripoku.com. 

Joemarthine Chandra, Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumsel Periode 2020-2024 dan 2024-2028 mengatakan, penetapan ini merupakan amanah besar sekaligus bentuk kepercayaan negara yang harus dijalankan dengan penuh integritas, independensi, dan profesionalisme.

"Kepercayaan ini akan kami jawab dengan kerja nyata untuk memperkuat pelaksanaan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik," kata Joemarthine Chandra yang merupakan kandidat doktor Ilmu Hukum dari Universitas Borobudur.  

Agenda rapat paripurna DPR RI yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani, Selasa (30/6/2026) pagi ini menyetujui 7 anggota KIP periode 2026-2030.      

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono melaporkan hasil fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap 19 calon anggota KIP. Dave mengatakan pihaknya pada akhirnya menyepakati 7 calon anggota KIP.

"Komisi I DPR RI telah melaksanakan rapat internal tertutup dalam rangka memilih 7 calon anggota Komisi Informasi Pusat," kata Dave.    

Kemudian, Puan menanyakan persetujuan para anggota dewan yang hadir. Para anggota pun kompak menyetujuinya.  

Joemarthine Chandra kelahiran Palembang 44 tahun yang lalu ini berhasil masuk jajaran KI Pusat setelah dirinya dinyatakan lolos dalam tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang digelar secara ketat oleh Komisi I DPR RI pada Rabu (24/6/2026).

Sebanyak 7 komisioner KIP RI yang disejui namanya itu Handoko Agung Saputro​, Hafidhah, ​Arman Fauzi, ​Dery Hendryan​, Edi Purwanto, ​Joemarthine Candra, dan ​Rini Purwandari.

Komisi Informasi Pusat adalah lembaga independen yang mengawasi keterbukaan informasi publik di Indonesia dan menyelesaikan sengketa informasi melalui mediasi atau ajudikasi nonlitigasi.

"Jadi sebagai komisioner yang berasal dari daerah tentunya saya akan membawa problem-problem yang ada di daerah untuk kita selesaikan nantinya," kata Joemarthine Chandra.

Masuknya putra daerah Sumsel dalam jajaran komisioner pusat ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi penguatan keterbukaan informasi publik, tidak hanya di tingkat regional Sumatera Selatan, tetapi juga di seluruh pelosok Indonesia.

"Yang pasti bersyukur karena perjalanan ini sudah sampai kepada titik akhir," kata Joemarthine Chandra yang dikenal sebagai sosok berintegritas dan memiliki komitmen kuat terhadap keterbukaan informasi publik. 

Dalam kepemimpinannya, alumni Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya dan pasca sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda ini aktif mendorong transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan informasi di lingkungan badan publik.

Sosok yang berlatar belakang advokat ini memiliki pemahaman yang baik di bidang hukum dan tata kelola pemerintahan.

Sudah barang tentu menjadi modal penting sebagai ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan.

Rekam jejak dan pengalaman nya di berbagai organisasi juga menjadikannya semakin matang dalam upaya memperkuat budaya keterbukaan informasi sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah, lembaga publik  dan masyarakat.

Saat ini suami dari Sri Maryati, SH MSi yang juga Komisioner KPU Kota Palembang, dan ayah dari empat orang putra putri ini sedang menyelesaikan pendidikan program Doktornya di Universitas Borobudur Jakarta dengan mengangkat permasalahan penguatan Kelembagaan Komisi Informasi dalam Aspek Pemidanaan.

Dan ini tambah membuktikan komitmen dan perhatiannyanya terhadap keterbukaan informasi publik dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif.

• Raih Perak Kejuaraan Asia-Oseania Sambo 2026, Atlet Palembang Timothy Otniel: Harusnya Bisa Emas

Saat menjadi mahasiswa, Joe aktif di berbagai kegiatan kampus. Pernah menjadi Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa, dan di organisasi eksternal kampus pernah menjadi Sekretaris Umum HMI Cabang Palembang.

Perjalanan kariernya dimulai dengan menjadi Tenaga Ahli DPRD Ogan Ilir, kemudian konsen menjadi advokat pada tahun 2010, kantor hukumnya sering kali menangani perkara administrasi pemerintahan termasuk menjadi kuasa hukum beberapa KPU dan Bawaslu di Sumatera Selatan.

Tahun 2020 sampai saat ini Joe mulai mengabdikan dirinya dalam dunia Keterbukaan Informasi di Sumatera Selatan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.