TRIBUNTRENDS.COM - Di saat masyarakat tengah menjalani aktivitas pada puncak jam produktif, sebuah pengumuman penting kembali disampaikan PLN kepada pelanggan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Kabar ini bukan tentang cuaca ekstrem ataupun pemeliharaan jaringan rutin. Kali ini, penyebabnya berasal dari gangguan teknis pada salah satu komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang berdampak terhadap pasokan daya sistem kelistrikan.
Gangguan tersebut memaksa PLN mengambil langkah strategis berupa pengaturan operasi kelistrikan guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan energi listrik.
Langkah ini dilakukan agar sistem tetap stabil dan tidak mengalami gangguan yang lebih luas yang dapat memengaruhi lebih banyak pelanggan.
Sebagai konsekuensinya, sejumlah wilayah di bawah layanan PLN ULP Tenggarong akan mengalami penghentian pasokan listrik sementara secara terbatas.
Baca juga: Catat Daftar Wilayah di Jawa Barat yang Mati Lampu Hari Ini 30 Juni 2026, Listrik Padam 4 Jam
Di balik nyalanya lampu rumah, beroperasinya perkantoran, hingga aktivitas industri dan perdagangan, terdapat sistem kelistrikan yang bekerja tanpa henti selama 24 jam.
Ketika salah satu komponen penting pembangkit mengalami gangguan teknis, pasokan daya yang masuk ke sistem dapat berkurang secara signifikan.
Dalam kondisi seperti ini, PLN harus melakukan pengaturan beban agar keandalan jaringan tetap terjaga.
Langkah tersebut menjadi pilihan penting untuk mencegah gangguan yang lebih besar sekaligus memberikan ruang bagi proses pemulihan sistem agar dapat berlangsung lebih cepat dan aman.
PLN ULP Tenggarong mengumumkan bahwa penghentian sementara pasokan listrik dijadwalkan berlangsung pada:
Hari/Tanggal: Selasa, 30 Juni 2026
Estimasi Waktu: 12.00 – 15.00 WITA
Durasi pemadaman diperkirakan berlangsung selama tiga jam, namun dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan perkembangan kondisi sistem dan ketersediaan daya.
Wilayah pertama yang masuk dalam pengaturan operasi kelistrikan adalah:
Wilayah ini berada dalam area pelayanan PLN ULP Tenggarong yang melayani sebagian besar kebutuhan listrik masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Baca juga: PLN Umumkan Mati Lampu di Kalimantan Selatan Hari Ini 30 Juni 2026, Cek Jadwal, Wilayah Terdampak
Selain kawasan Tanjung Batu, pemadaman sementara juga akan menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Muara Kaman, salah satu kecamatan bersejarah di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Daerah yang berpotensi terdampak meliputi:
Kawasan-kawasan tersebut merupakan daerah dengan aktivitas masyarakat yang cukup padat, mulai dari permukiman, pertanian, perdagangan hingga pelayanan publik.
PLN memastikan seluruh tim teknis terus bekerja melakukan pemantauan dan percepatan penanganan gangguan yang terjadi pada sistem pembangkit.
Operator pembangkit, petugas distribusi, serta personel lapangan disiagakan untuk memastikan proses pemulihan dapat berlangsung secepat mungkin sehingga pelanggan dapat kembali menikmati pasokan listrik secara normal.
PLN juga terus melakukan evaluasi kondisi sistem secara berkala untuk menentukan apakah pengaturan operasi perlu dilanjutkan, dipersingkat, atau bahkan dibatalkan apabila pasokan daya kembali mencukupi.
Baca juga: Info Pemadaman Listrik Samarinda Hari Ini 30 Juni 2026, Belasan Wilayah Terdampak Sejak Pagi-Sore
Gangguan teknis pada pembangkit memang tidak pernah diharapkan. Namun di tengah kondisi tersebut, pengaturan operasi kelistrikan menjadi langkah penting untuk menjaga agar sistem tetap berjalan dan pemulihan dapat dilakukan dengan cepat.
Warga di Kecamatan Tenggarong, Tanjung Batu, Muara Kaman, Sabintulung, Bunga Jadi, Pancajaya, Cipari Makmur, Sidomukti, Manunggal Daya, dan wilayah lain di Kabupaten Kutai Kartanegara kini berharap proses pemulihan berjalan lancar sehingga pasokan listrik dapat kembali normal sebelum aktivitas masyarakat semakin terganggu.
PLN ULP Tenggarong menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengucapkan terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan dukungan pelanggan selama proses penanganan gangguan berlangsung.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)