TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Himpitan ekonomi membuat seorang ibu rumah tangga bernama Sumiati (65) nekat mencuri bahan kebutuhan pokok dari sebuah kios di Pasar Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Selasa (30/6/2026).
Aksi Sumiati berakhir setelah dipergoki pemilik kios saat membawa sejumlah barang dagangan.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung mengejar pelaku hingga akhirnya diamankan polisi.
Baca juga: Polisi Tegaskan Pengembalian Aset Tak Hentikan Proses Hukum Korupsi Makan Minum DPRD Mamuju
Baca juga: Lowongan Kerja Indomobil Finance Juli 2026, Ini Kualifikasi yang Dibutuhkan
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita di kios milik Hj Husni.
Sebelum beraksi, Sumiati diduga membongkar gembok kios menggunakan alat cungkil besi.
Sejumlah barang berhasil diambil dari dalam kios, di antaranya beras ketan 5 kilogram, beras ketan hitam 5 kilogram, dan kopi biji seberat 10 kilogram.
Pemilik kios, Hj Husni, mengatakan dirinya sempat meninggalkan kios dalam keadaan terkunci. Saat kembali, ia mendapati pelaku sedang membawa barang dagangannya.
"Dia bongkar gembok kios menggunakan alat cungkil besi, lalu mengambil sembako yang ada di dalam kios," kata Husni kepada wartawan.
Mengetahui aksinya dipergoki, Sumiati berusaha melarikan diri.
Bahkan, ia disebut telah memanggil becak motor (bentor) untuk kabur dari lokasi.
Namun, warga lebih dulu mengejarnya hingga berhasil menghentikan pelaku sebelum akhirnya polisi datang.
"Tadi dia sudah panggil bentor untuk kabur, untung warga langsung mengejar dan mengerumuninya sebelum polisi datang," ujar Husni.
Husni mengungkapkan, pelaku diduga bukan kali pertama melakukan pencurian di kawasan Pasar Batetangnga. Menurutnya, para pedagang sudah lama merasa resah karena aksi serupa.
Petugas Polsek Binuang yang menerima laporan kemudian datang ke lokasi dan mengamankan Sumiati beserta barang bukti.
Polisi turut menyita alat cungkil besi yang diduga digunakan untuk membobol kios, serta sejumlah sembako yang belum sempat dibawa kabur.
Saat diperiksa, Sumiati mengaku telah dua kali melakukan pencurian di kompleks Pasar Batetangnga. Perempuan yang merupakan warga Desa Bonde, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene itu mengatakan dirinya nekat mencuri karena kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.
"Sudah dua kali saya ke pasar itu, saya mencuri karena untuk makan, untuk memenuhi kebutuhan," kata Sumiati.
Ia mengaku berencana menjual kembali barang hasil curiannya untuk mendapatkan uang guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kasus tersebut kini masih ditangani Polsek Binuang untuk proses hukum lebih lanjut.(*)