TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Meningkatnya curah hujan di Kota Dumai, beberapa hari belakang, membuat Wali kota Dumai Paisal kembali mengintruksikan kepada seluruh Camat dan Lurah di kota Dumai, terutama Lurah dan camat yang kawasannya sering dilanda Banjir untuk lebih gencar lagi bergotong royong (Goro) serta menjaga lingkungan.
Dengan gencarnya masyarakat bergotong royong lingkungan akan menjadi bersih, dan jika bersih maka air hujan dapat mengalir dengan lancar.
"Kepada Camat dan lurah harus aktif mengajak RT, LPMK dan masyarakat untuk bersama bergotong royong membersihkan lingkungan sekitar agar saluran air menjadi lancar," katanya Selasa (30/6/2026)
Paisal mengaku bahwa Goro sangat penting ditengah musim penghujan, selain bisa memancarkan aliran air untuk mencegah banjir, dengan Goro juga bisa mencegah penyakit seperti DBD.
Selain Goro, Paisal juga mengajak seluruh masyarakat Dumai, untuk membuang sampah rumah tangga di tempat yang telah disediakan oleh pemerintah kota Dumai.
Ajakan tidak membuang sampah sembarang ini bukan tanpa sebab, pasalnya Wali Kota Dumai, Paisal masih mendapatkan laporan sampah berserakan, terlebih saat banjir melanda Dumai.
"Ketika pembersihan drainase, petugas dilapangan masih banyak menemukan sampah rumah tangga yang dibuang di parit, bahkan menyebabkan penyumbatan-penyumbatan aliran air," terangnya
Baca juga: SPMB SMP 2026 Dumai Masih Berjalan, Wako Ingatkan Kepsek Jangan Matikan Ponsel
Paisal menerangkan dimusim penghujan drainase di lingkungan masing masing wajib bersih dan lancar, sehingga aliran air bisa lancar dan mencegah terjadinya banjir di suatu kawasan.
"Mari bekerjasama dalam menjaga kebersihan lingkungan, dengan bergotong royong dan tidak membuang sampah sembarangan apalagi di sungai dan drainase," pesannya
Dirinya meminta kepada camat dan lurah agar mengawasi warganya, jika membutuhkan bantuan segera hubungi Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) Dumai Idaman 112, sebuah layanan yang siap siaga 24 jam untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai kondisi kedaruratan.
Diakuinya cukup dengan menekan nomor 112, warga dapat langsung terhubung dengan petugas yang siap merespons berbagai kejadian darurat, mulai dari kebakaran, kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan ambulans, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bencana alam, hingga situasi lain yang memerlukan penanganan cepat.
"Enam operator Kita siapkan berjaga secara bergantian selama 24 jam penuh untuk memastikan setiap laporan masyarakat, dapat diterima dan diteruskan kepada instansi terkait tanpa hambatan," pungkasnya
( Tribunpekanbaru.com /donny kusuma putra )