TRIBUNGORONTALO.COM -- Perbincangan mengenai dugaan penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai komisaris PT Krakatau Posco terus bergulir di media sosial.
Hingga Selasa, perusahaan belum menyampaikan keterangan resmi mengenai informasi tersebut, sementara perubahan tampilan situs resminya ikut memicu perhatian publik.
Sorotan bermula ketika nama Mufli, yang dikenal sebagai asisten pribadi Raffi Ahmad, dikabarkan masuk dalam jajaran komisaris perusahaan patungan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO asal Korea Selatan.
Baca juga: Harga BBM Nonsubsidi Juli Belum Dipastikan Turun, Bahlil: Kita Lihat Saja
Namun belakangan, warganet menyoroti tidak lagi ditemukannya daftar komisaris pada laman resmi Krakatau Posco.
Akun X @2waskitaadijarto menjadi salah satu yang mengangkat perubahan tersebut.
"Daftar komisaris Krakatau Posco dihapus dari situs web resminya. Kok ada yang gerah begini ya," tulis akun itu.
Belum adanya klarifikasi dari perusahaan membuat berbagai spekulasi berkembang di ruang publik.
Sebagian pengguna media sosial mengaitkan kabar tersebut dengan kedekatan Mufli bersama Raffi Ahmad, meski anggapan tersebut belum pernah dikonfirmasi oleh pihak terkait.
Selain proses penunjukan, latar belakang pendidikan Mufli juga menjadi bahan diskusi.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), pendidikan terakhir yang berhasil diselesaikannya adalah Diploma III Teknik Listrik dari Politeknik Bunda Kandung pada 2007.
Data yang sama menunjukkan Mufli pernah tercatat sebagai mahasiswa Teknik Industri di Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN).
Ia tercatat dua kali menempuh pendidikan di kampus tersebut, namun tidak menyelesaikan studi hingga jenjang sarjana dan akhirnya berstatus mengundurkan diri.
Akun Threads milik Adista Pattisahusiwa turut mengulas riwayat pendidikan tersebut.
"Tahun 2012, beliau masuk ISTN ambil Teknik Industri. Setelah 5 tahun bertahan, statusnya: Mengundurkan Diri (2017). Belum menyerah, tahun 2018 daftar lagi di kampus yang sama. Hasilnya? Lagi-lagi mengundurkan diri. S1-nya gak selesai."
PT Krakatau Posco sendiri berdiri pada 26 Agustus 2010 sebagai perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO.
Kerja sama kedua perusahaan tersebut dibentuk untuk memperkuat industri baja nasional sekaligus meningkatkan kapasitas produksi baja bagi kebutuhan pasar dalam negeri maupun kawasan regional.