Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat aktivitas gempa bumi yang cukup tinggi di wilayah Sulawesi pada Selasa (30/6/2026).
Berdasarkan data BMKG, puluhan gempa terjadi sejak dini hari hingga siang dengan magnitudo berkisar antara 1,0 hingga 4,1.
Sebagian besar gempa berpusat di wilayah timur laut Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Selain Sigi, gempa juga tercatat terjadi di wilayah Toli-Toli, Poso, Tojo Una-Una, Donggala, Luwu Timur, Barru, hingga Pohuwato, Gorontalo.
Gempa terbesar berkekuatan magnitudo 4,1 terjadi pada pukul 05.27 WIB.
Pusat gempa berada di 83 kilometer selatan Pohuwato, Gorontalo, pada kedalaman 12 kilometer.
Sementara itu, gempa dengan magnitudo 3,4 terjadi pada pukul 08.56 WIB di 45 kilometer timur laut Sigi, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman tiga kilometer.
BMKG mencatat mayoritas gempa yang terjadi memiliki magnitudo di bawah 3,0 dengan kedalaman dangkal, yakni antara 3 hingga 24 kilometer.
Rangkaian gempa tersebut didominasi aktivitas seismik di wilayah timur laut Kabupaten Sigi yang terjadi berulang sejak pukul 00.03 WIB hingga siang hari.
Hingga laporan ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat rangkaian gempa tersebut.
BMKG juga tidak mengeluarkan peringatan dini tsunami karena seluruh gempa yang terjadi berkekuatan kecil hingga sedang.
BMKG mengingatkan bahwa informasi awal gempa bumi mengutamakan kecepatan.
Karena itu, hasil pengolahan data masih dapat berubah seiring masuknya data tambahan dan proses analisis lebih lanjut. (*)