SURYAMALANG.COM, LAMONGAN – Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, menyambut positif regulasi baru yang diterapkan I.League terkait kewajiban memainkan pemain muda pada kompetisi Championship 2026/2027.
Regulasi tersebut memberikan porsi lebih besar bagi pemain usia di bawah 21 tahun (U-21) untuk tampil di kompetisi profesional.
Jika musim sebelumnya klub hanya diwajibkan mendaftarkan minimal lima pemain U-21 dan memainkan satu pemain dengan akumulasi waktu bermain 90 menit setiap pertandingan, musim depan aturan tersebut mengalami peningkatan.
Pada Championship 2026/2027, seluruh peserta wajib mendaftarkan sedikitnya delapan pemain U-21.
Selain itu, setiap tim juga harus memainkan minimal dua pemain U-21 dengan total akumulasi waktu bermain mencapai 180 menit dalam setiap laga.
Bima Sakti menilai aturan tersebut menjadi langkah positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia, khususnya dalam memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk berkembang melalui kompetisi resmi.
Baca juga: Kushedya Hari Yudo Mantan Arema FC Resmi Gabung Persela Lamongan
Bima Sakti memastikan timnya siap mengikuti regulasi tersebut dengan menyiapkan pemain muda sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
"Iya, rencana kita akan ambil minimal delapan pemain sesuai regulasi," kata Bima Sakti kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (30/6/2026).
Mantan pelatih Timnas Indonesia kelompok usia itu menyebut, semakin banyak menit bermain yang diberikan kepada pemain muda akan membantu meningkatkan kualitas mereka, baik dari sisi teknik maupun mental bertanding.
Menurutnya, kompetisi menjadi tempat terbaik bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan dan membuktikan kualitasnya di level profesional.
"Bagus buat pembinaan pemain muda. Mereka dapat banyak kesempatan bermain di kompetisi," ujarnya.
Bima juga melihat dampak positif regulasi tersebut dalam jangka panjang, terutama untuk kebutuhan Timnas Indonesia di kelompok usia.
Dengan semakin banyak pemain muda yang tampil secara reguler di kompetisi, pelatih tim nasional akan memiliki lebih banyak pilihan untuk memantau pemain potensial.
"Sehingga siapapun nanti pelatih Timnas U-23 yang mempersiapkan tim untuk SEA Games 2027 akan lebih mudah mencari materi pemainnya," ucap Bima Sakti.
Persela Lamongan sendiri terus melakukan persiapan menghadapi Championship 2026/2027.
Kehadiran pemain muda di skuad Laskar Joko Tingkir diharapkan tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses regenerasi tim.
Baca juga: Persela dan PSSI Lamongan Mulai Gulirkan Kompetisi Usia Dini Secara Rutin, Demi Genjot Pembinaan