BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kandidat peraih trofi Piala Dunia 2026 tim Oranje Belanda, harus angkat koper terlebih dahulu usai kalah dari Maroko di babak 32 besar, Selasa (30/6/2026).
Dalam laga tersebut gol Cody Gakpo pada menit 72 belum mampu mengantarkan Belanda untuk dapat meraih kemenangan.
Para pendukung Belanda dipaksa terdiam pada menit 90+1, usai Issa Diop mampu mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan umpan crosing dari sisi kiri.
Drama pun harus ditentukan melalui adu penalti, dimana Yassine Bounou mampu tampil gemilang dengan dua kali penyelamatan.
Alhasil skor akhir penalti 3-2, membuat Maroko berhak atas tiket untuk menuju 16 besar Piala Dunia 2026.
Triady selaku pengamat sepak bola dan juga wasit di Kota Pangkalpinang, menyoroti mentalitas para pemain dari timnas Belanda.
"Saya melihat dari pertandingan awal di babak-babak awal berimbang, tapi dalam kolektivitas timnya kalah. Namun untuk sekelas Belanda permainannya bukan makin, tapi makin turun," ujar Triady.
Secara keseluruhan Maroko memilik lebih banyak peluang, termasuk sepakan Asraf Hakimi yang sempat membentur mistar gawang.
Total 12 tembakan dengan enam diantaranya tepat sasaran, berbanding tiga tendakan dan Belanda kian menunjukkan kualifikasi lini serang Maroko.
"Permainan Maroko ini tentang tim, mereka main tanpa banyak bintang. Jadi tidak harus fokus kepada satu atau dua pemain, mereka bermasalah secara kolektivitas tim," ucapnya.
Sorotan juga tertuju kepada Yassine Bounou yang juga pernah meraih penghargaan, sebagai penjaga gawang terbaik Liga Spanyol pada 2021/2022 saat berseragam Sevilla.
"Memang spesialis kalau penalti, luar biasa penampilannya. Bounou masih tetap seperti beberapa tahun lalu dalam pembacaan bola penalti, tebakan arah dia benar," ucapnya.
Sementara itu di babak 16 besar, Maroko akan berhadapan dengan Kanada yang kini berstatus sebagai tuan rumah.
"Melawan Kanada sepertinya unggul Maroko, mungkin juga perpanjangan waktu dan kalau adu penalti maka Maroko bisa raih kemenangan," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)