Keputusan VAR Membatalkan Gol Tah saat Jerman Tersingkir dari Piala Dunia Lewat Adu Penalti
Sarah Pennington June 30, 2026 05:05 PM

Jerman tersingkir dari Piala Dunia di babak 32 besar setelah kekalahan dramatis melalui adu penalti melawan Paraguay, menyusul keputusan VAR yang kontroversial yang menganulir gol yang seharusnya menjadi gol keunggulan untuk Jerman di babak perpanjangan waktu.

Insiden itu terjadi pada babak pertama perpanjangan waktu di Stadion Boston, ketika bek Bayern Munich Jonathan Tah mengira ia telah membawa Jerman unggul untuk pertama kalinya dalam pertandingan tersebut. Namun, setelah Tah merayakannya, para pemain Paraguay memprotes bahwa penjaga gawang Orlando Gill telah dilanggar. Wasit Jalal Jayed disarankan oleh Video Assistant Referee untuk meninjau insiden tersebut di monitor pinggir lapangan.

Setelah meninjau, Jayed mengumumkan bahwa gol tersebut dianulir karena pelanggaran yang dilakukan oleh pemain pengganti Jerman, Waldemar Anton.

Keputusan itu terbukti menjadi titik balik, karena kedua tim tidak berhasil mencetak gol hingga akhir perpanjangan waktu, memaksa terjadinya adu penalti pertama di Piala Dunia 2026.

Paraguay muncul sebagai pemenang dalam adu penalti, dengan Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Tah dari Jerman semuanya gagal mengeksekusi tendangan penalti mereka. Paraguay memiliki dua kesempatan untuk memastikan kemenangan sebelum akhirnya bek José Canale mencetak penalti penentu kemenangan.

Paraguay melaju ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara France dan Sweden. Sementara itu, Jerman harus merenungkan keputusan wasit yang kontroversial karena penantian mereka untuk mencapai babak 16 besar Piala Dunia kini berlanjut hingga tahun ke-16.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.