Laporan Wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menjalankan program pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Program yang baru digulirkan pada tahun 2026 ini, merupakan salah satu program prioritas Pemkot Tangsel untuk membantu meringankan beban biaya pendidikan yang ditanggung orang tua.
Program tersebut menyasar peserta didik di sekolah negeri, yakni siswa kelas 1 dan kelas 4 SD serta siswa kelas 7 SMP.
Baca juga: Askot PSSI Tangsel Siapkan Nobar Gratis Piala Dunia, Diperkirakan Mulai pada Babak Perempat Final
Adapun jenis seragam yang diberikan secara cuma-cuma meliputi seragam batik dan seragam olahraga.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, pada tahap awal program tersebut akan diprioritaskan bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, yakni masyarakat yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pendistribusian seragam gratis itu, kata Benyamin, baru akan dilakukan setelah seluruh rangkaian Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 selesai.
Menurutnya, langkah itu dilakukan agar jumlah penerima di setiap sekolah dapat dipastikan.
"Di tahun ini kita sudah alokasikan anggarannya. Hanya nanti mekanismenya teknis, apakah penyiapannya ukuran S, M, L atau seperti apa," ucap Benyamin, Selasa (30/6/2026).
"Nanti distribusinya ke masing-masing sekolah kita ketahui berapa jumlahnya setelah penerimaan murid baru ini selesai," sambungnya.
Benyamin menegaskan, pemerintah akan mendahulukan siswa dari keluarga miskin sebagai penerima manfaat program tersebut.
Namun, apabila anggaran masih mencukupi, cakupan penerima akan diperluas.
"Kita dahulukan tentunya masyarakat yang masuk kategori desil 1, desil 2. Kalau nanti masih mencukupi kita meluas lagi ke yang lain," ujarnya.
Adapun saat ditanya terkait jumlah siswa yang masuk kategori prioritas, Benyamin mengaku tidak mengetahui secara detail.
"Saya tidak tahu jumlahnya, silakan ke Dinas Pendidikan," ucapnya.
Sebagai informasi, proses SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Tangerang Selatan masih berlangsung untuk jenjang SD dan SMP negeri.
Untuk jenjang SD negeri, tahapan yang masih berlangsung adalah daftar ulang bagi calon murid yang dinyatakan lolos seleksi.
Proses tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 3 Juli 2026.
Sedangkan pada jenjang SMP negeri, SPMB saat ini memasuki tahap kedua melalui jalur prestasi dan mutasi yang dibuka pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026.
Setelah itu, seleksi akan dilanjutkan dengan tahap ketiga melalui jalur afirmasi yang berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026.
Seluruh peserta didik baru jenjang SD dan SMP negeri di Kota Tangerang Selatan dijadwalkan mulai mengikuti hari pertama masuk sekolah pada 13 Juli 2026.