DPKP DIY Umumkan Pemenang SI RAMLI 2026, Dorong Pertanian Produktif dan Ramah Lingkungan 
Hari Susmayanti June 30, 2026 06:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY menggelar lomba peningkatan dan produktivitas Sawah Irigasi Ramah Lingkungan (SI RAMLI) 2026 beberapa waktu lalu. 

Kegiatan ini diikuti oleh kelompok tani yang ditunjuk masing-masing kabupaten di DIY.

Sebagai bentuk apresiasi dan pembinaan berkelanjutan, DPKP DIY memberikan penghargaan dan uang pembinaan kepada para pemenang.

Kelompok Tani Ngudi Mulyo Prambanan, Sleman berhasil meraih Juara I, disusul Kelompok Tani Sido Dadi Sejahtera Karangmojo, Gunungkidul sebagai Juara II. 

Sementara Juara III diraih oleh Kelompok Tani Sedyo Makmur Imogiri, Bantul, dan Juara Harapan I dimenangkan oleh Kelompok Tani Margo Basuki Kalibawang, Kulon Progo.

Kepala DPKP DIY, Aris Eko Nugroho mengatakan Sawah Irigasi Ramah Lingkungan (SI RAMLI) merupakan pendekatan pengelolaan sawah yang mengedepankan efisiensi pemanfaatan irigasi, penerapan praktik budidaya pangan yang benar, penggunaan sarana pertanian tepat guna, dan pengendalian organisme pengganggu tanaman yang aman bagi masyarakat.

"Melalui penerapan SI RAMLI diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan berkelanjutan. Ada sebuah filosofi Keistimewaan Hamemayu Hayuning Bawana. Bagaimana kita bersama-sama untuk menjaga alam, alam menjadi bagian dari kita, sehingga tercipta ekosistem yang bagus," katanya dalam pengumuman pemenang SI RAMLI di Ruang Rapat Wijaya Kusuma DPKP DIY, Selasa (30/6/2026).

Baca juga: Petani Tadah Hujan di Gunungkidul Mulai Olah Lahan, Dinas Pertanian Ingatkan Pola Tanam

Menurut Aris, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran dan penyebarluasan praktik-praktik pertanian berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain.

Aris berharap para pemenang bisa menjadi contoh bagi kelompok tani dalam mengembangkan sistem budidaya yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Ia menilai antusiasme peserta dalam pelaksanaan SI RAMLI 2026 menunjukkan tingginya kesadaran petani terhadap pentingnya pengelolaan pertanian ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah DIY terus berkomitmen mendukung pembangunan pertanian yang mampu menjaga keseimbangan antara peningkatan produksi pangan dan kelestarian lingkungan demi terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.

"Harapan kami, dengan sinergi yang luar biasa, dapat menjadikan Yogyakarta lebih istimewa lagi. Dengan slogan tuwuh ngrembaka, kami berharap ada kesatuan gerak dalam pembangunan pertanian di DIY," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD DIY, Nuryadi menegaskan sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan di DIY. Saat ini, pertanian menghadapi tantangan berkurangnya lahan pertanian. 

Tantangan lainnya ialah minimnya regenerasi petani muda di DIY. Melalui sinergi yang kuat, diharapkan regenerasi petani dapat berjalan baik.

"Kami akan terus bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY sehingga dapat menghasilkan keputusan politik yang bermanfaat bagi rakyat. Melalui Komisi B dan Badan Anggaran, kami siap mendukung terobosan-terobosan dari Pemda DIY untuk memperkuat sektor pertanian yang berkelanjutan," imbuhnya. (maw)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.