SURYA.co.id, PAMEKASAN - Bimasakti Andiko (Bima Koto) ungkap alasan terima pinangan Madura United untuk kompetisi musim 2026/2027.
Kiper berusia 29 tahun itu menjadi kiper kelima Madura United yang sudah diperkenalkan secara resmi, empat kiper lainnya: Rendy Razzaqu, Diky Indriyana, Adhitya Harlan, dan Angga Saputra.
"Madura united jadi tim Liga 1 (Super League) pertama saya, tentu ini menjadi kesempatan saya untuk mencari pengalaman dan tantangan baru," kata Bima Koto pada SURYA.co.id Selasa (30/6/2026).
Sepanjang kariernya, Bima Koto memang lebih sering membela tim yang mentas di championship (Liga 2).
Pernah membela Deltras FC (2022/2023 hingga 2023/2024), Persela Lamongan (2024/2025), terakhir membela FC Bekasi City (2025/2026).
"Jadi ketika ada tawaran dari Madura United saya tidak pikir lama lagi," terang Bima Koto penuh antusias.
Musim perdana bergabung dengan tim yang mentas di Super League, Bima Koto tidak membidik target muluk-muluk.
Terpenting bisa membawa Madura United bisa bersaing di papan atas.
"Untuk target pribadi, paling utama saya bisa berkontribusi banyak untuk tim," pungkas Bimo Koto.
Terpisah, Annisa Zhafarina, Dirut PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), perusahaan yang menaungi Madura United (MU) menyebut perekrutan Bimo Koto menjadi yang terakhir di posisi penjaga gawang.
"Insyaallah, ini akan menjadi rekrutmen terakhir kami di posisi penjaga gawang," kata Annisa Zhafarina.
Pernyataan ini sekaligus menutup peluang Madura United reuni dengan mantan kiper asingnya, Lucas Frigeri yang sebelumnya dirumorkan balikan setelah berpisah dengan Arema FC.
"Bima sosok kiper berpengalaman dan rekam jejak yang bagus. Kami yakin, kehadiran Bima tidak hanya memperkuat lini pertahanan, tetapi juga membawa aura positif ke dalam tim," kata Annisa.
Perempuan asal Sumenep, Madura itu secara tegas menyebut tidak ada kiper utama atau pelapis, semua pemain memiliki kesempatan sama untuk main. Tidak terkecuali pada kiper baru.
Di mana musim 2026/2027 ini, Madura United mendatangkan dua kiper baru, Angga Saputra dan Bima Koto.
Tiga lainnya, sudah membela Madura United sejak musim lalu.
"Satu hal yang pasti: tidak ada kasta kiper utama atau pelapis. Siapa yang paling siap di latihan, dia yang akan bermain," pungkas Annisa.