TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menghadapi tantangan ekonomi digital yang semakin kompleks, Universitas Budi Luhur mengambil langkah konkret dengan membekali mahasiswanya ilmu literasi keuangan.
Bekerja sama dengan AIA, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Oppal, kampus IT dan komunikasi pionir ini sukses menggelar workshop interaktif bertajuk "AIA SILABUS: For Healthier Gen, With Better Future".
Acara yang ditujukan khusus bagi generasi muda atau Blutizen ini digelar pada Senin, 29 Juni 2026 mulai pukul 13.00 WIB.
Untuk mengantisipasi membludaknya jumlah peserta yang hadir, panitia penyelenggara membagi pelaksanaan acara di dua lokasi berbeda secara bersamaan di area kampus, yaitu di Ruang Theater Universitas Budi Luhur dan Doktorandus Koffie.
Langkah ini diambil agar seluruh mahasiswa yang hadir tetap dapat menyerap materi literasi finansial dan digital secara optimal, sekaligus menikmati rangkaian hiburan yang telah disiapkan secara interaktif di masing-masing titik.
Kegiatan berskala besar ini tidak lepas dari komitmen dan dukungan penuh yang diberikan oleh Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti.
Pihak yayasan terus mendorong program-program akademik maupun non-akademik yang mampu meningkatkan nilai saing mahasiswa di dunia kerja, terutama dalam hal pengelolaan keuangan pribadi serta pemanfaatan teknologi digital secara bijak dan produktif.
Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Julian Bongsoikrama, B.A., M.Sc. memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi lintas sektor yang terjadi di dalam kampus ini.
Menurutnya, pemahaman mengenai manajemen finansial sejak dini merupakan modal utama bagi generasi muda untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global di masa depan.
Ditemui dalam sesi wawancara setelah seluruh rangkaian acara selesai, Julian Bongsoikromo, B.A., M.Sc. menegaskan pentingnya edukasi ini.
"Acara hari ini bukan sekadar seminar biasa, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk masa depan mahasiswa kita. Melalui sinergi kuat antara dunia pendidikan bersama AIA dan OJK, kami di pihak yayasan berkomitmen untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul di bidang akademis, tetapi juga cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam mengelola ekosistem digital serta finansial mereka," kata Julian kepada awak media di area kampus.
Selain mendapatkan pemaparan materi yang berbobot dari para ahli di bidang keuangan, para mahasiswa yang menjadi peserta juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas dan keuntungan menarik.
Pihak penyelenggara menyediakan peluang berjejaring (networking opportunities), paket makan siang (lunch box), hingga camilan (snack box) secara gratis selama acara berlangsung untuk mendukung kenyamanan peserta dalam menuntut ilmu.
Kemeriahan workshop ini pun semakin lengkap berkat hadirnya sosok Willy Winarko yang bertindak sebagai pemandu acara (host) utama, serta penampilan panggung (special performance) memukau dari musisi Axelo.
Tidak hanya sekadar duduk mendengarkan materi finansial di dalam ruangan, para peserta juga diajak ikut serta dalam aktivitas seru luar ruangan seperti Karaoke on the Bus, penampilan band lokal, hingga ajang kompetisi pencarian bakat bertajuk The Next Digital Ambassador Hunt.