Bupati Pringsewu Cari Solusi Pemasaran Susu Kambing, Tinjau Peternak di Sukoharjo 
Reny Fitriani June 30, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas meninjau kelompok peternak kambing perah di Kecamatan Sukoharjo, Selasa (30/6/2026), untuk mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas peternakan sekaligus mencari solusi atas kendala pemasaran susu kambing yang masih dihadapi para peternak.

Baca Juga: Pria di Pringsewu Tikam Istri Sirinya hingga Tewas karena Sakit Hati Ajakan Rujuk Ditolak

Kunjungan dipusatkan di Peternakan Kambing Perah RAS Farm, Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo. 

Riyanto didampingi Ketua Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Pringsewu Sutikno, Kepala Dinas Pertanian Maryanto, Kepala Dinas Koperindag Sulistiyo Ningsih, Kepala DPMPTSP Handri Yusuf, serta Camat Sukoharjo Yuli Susapto.

Riyanto mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi peternak sekaligus menyerap berbagai persoalan yang dihadapi. 

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pringsewu berkomitmen memperkuat kelembagaan kelompok peternak serta meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil ternak.

Ia menjelaskan Kabupaten Pringsewu telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai sentra kawasan pengembangan ternak kambing dan domba. 

Penetapan itu menjadi bukti besarnya potensi sektor peternakan di daerah sekaligus menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk terus melakukan pembinaan kepada para peternak.

Potensi peternakan kambing di Pringsewu cukup besar. 

Namun tantangan yang dihadapi saat ini adalah hasil produksi susu kambing yang belum terserap secara optimal oleh pasar. 

“Padahal ada peluang kerja sama dengan pihak yang siap menampung susu kambing untuk diolah menjadi susu bubuk, asalkan memenuhi standar kualitas dan persyaratan yang ditetapkan,” ujar Riyanto.

Selain pengembangan kambing perah, lanjutnya, Pemkab Pringsewu juga terus mendorong peningkatan kualitas ternak domba agar mampu menjadi komoditas unggulan yang memberikan nilai tambah bagi peternak.

Sementara itu, pemilik Peternakan Kambing Perah RAS Farm, Joko Waluyo, yang mewakili peternak kambing perah di Kabupaten Pringsewu, mengatakan persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah pemasaran hasil produksi susu kambing.

Ia berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi akses pasar dan menghadirkan solusi konkret agar hasil produksi peternak dapat terserap lebih optimal serta meningkatkan kesejahteraan peternak.

“Kami berharap ada dukungan pemerintah dalam membuka akses pemasaran sehingga susu kambing hasil peternak memiliki pasar yang lebih luas dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik,” kata Joko. 

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.