Wahana Mitra Mandiri Ajak Mahasiswa Lakukan Langkah Kecil Berdampak Besar
Heri Prihartono June 30, 2026 07:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM - Guna mendorong kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga bumi, Perkumpulan Wahana Mitra Mandiri menyelenggarakan kegiatan Interactive Talkshow Efisiensi Energi di Provinsi Jambi.

Mengangkat tema "Langkah Kecil Dampak Besar, Mulai dari Rumah Selamatkan Bumi", acara ini berlangsung di Gedung Hexagonal A, Lantai 4, Universitas Jambi, Senin (22/6/ 2026)

Kegiatan ini kolaborasi Wahana Mitra Mandiri dengan Fakultas Pertanian Universitas Jambi, serta didukung WWF Indonesia dan Auriga Nusantara. Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Unja. Pada sambutannya, dekan menekankan pentingnya peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan dalam kampanye hemat energi.

“Kami di pihak fakultas sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kolaborasi strategis ini. Kegiatan seperti ini sangat krusial karena mahasiswa tidak hanya disuguhkan dengan teori-teori lingkungan di ruang kelas, melainkan dibekali dengan pengetahuan praktis yang aplikatif," ujar Dekan Fakultas Pertanian Unja, Dr Forst Bambang Irawan SP MSc IPU.

Melalui gerakan ini, Bambang Irawan berharap mahasiswa yang hadir dapat menyerap ilmu yang diberikan dan langsung mengimplementasikannya di kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi motor penggerak efisiensi energi yang membawa dampak nyata bagi masyarakat dan bumi.

Sinergi Akademisi, Pemerintah, dan Mahasiswa

Talkshow ini membedah isu efisiensi energi dari dua sudut pandang ahli dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Ir  Oki Alfernando  ST MT yang merupakan Dosen Teknik Kimia FST Universitas Jambi.

Dia yang mengulas efisiensi energi dari perspektif ilmiah serta inovasi praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya Tandry Adi Negara SSTP Msi, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jambi, memaparkan regulasi, tantangan, serta komitmen pemerintah daerah dalam mendukung transisi energi yang berkelanjutan.

Dengan konsep yang interaktif, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab setelah pemaparan materi. Para peserta dari kalangan mahasiswa tampak antusias menyampaikan pertanyaan kritis hingga ide-ide kreatif terkait penerapan efisiensi energi di lingkungan kampus maupun tempat tinggal masing-masing.

"Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil di lingkungan terdekat kita, yaitu rumah. Melalui talkshow dan kompetisi ini, kami ingin memantik kreativitas mahasiswa Jambi untuk menjadi pelopor dalam gerakan efisiensi energi dalam rangka penyelamatan bumi," pungkas Plt. Direktur Eksekutif Wahana Mitra Mandiri, Dody Perwira.

Selain menjadi wadah silaturahmi dan sinergi antar-perguruan tinggi di Jambi, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) lintas fakultas se-Universitas Jambi, perwakilan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), dan Organisasi Kemahasiswaan lingkup Fakultas Pertanian UNJA. Turut hadir pula perwakilan mahasiswa dari Politeknik Jambi serta STITEKNAS Jambi.

Peluncuran Kompetisi Kreatif Mahasiswa

Tidak berhenti pada diskusi teoritis, aksi nyata dari tema "Langkah Kecil Dampak Besar, Mulai dari Rumah Selamatkan Bumi", langsung diwujudkan di akhir acara melalui peluncuran kompetisi kreatif bagi mahasiswa oleh Wahana Mitra Mandiri bersama mitra kolaborasi.

Kompetisi ini mengusung tema "Gaya Hidup Inovasi Hemat Energi dalam Keseharian" yang dibagi menjadi tiga kategori lomba, yaitu Lomba Penulisan Esai, Lomba Pembuatan Poster, dan Lomba Pembuatan Video Pendek. Melalui kompetisi ini, mahasiswa diharapkan dapat menyalurkan ide-ide inovatif mereka serta mengampanyekan gaya hidup hemat energi dengan cara yang kreatif, persuasif, dan kekinian melalui media digital.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Pertanian Unja, Dr Fuad Muchlis SP MSi, yang turut hadir pada kegiatan Interactive Talkshow terebut memberikan apresiasi terhadap peluncuran kompetisi tingkat mahasiswa dengan tema "Gaya Hidup Inovasi Hemat Energi dalam Keseharian".

"Ini adalah bukti bahwa mahasiswa tidak hanya diajak untuk memahami efisiensi energi sebagai teori, melainkan langsung ditantang untuk menuangkan gagasan inovatif dan menyebarkannya ke masyarakat luas melalui platform digital.

Kehadiran seluruh perwakilan kelembagaan mahasiswa menjadi modal kuat agar kampanye hemat energi ini dapat bergulir menjadi sebuah gerakan massal yang kekinian dan berdampak nyata," tutur Fuad. (*)

Baca juga: Saling Klaim AS-Iran di Selat Hormuz, Rupiah dan Subsidi Energi RI Terancam

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.