Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi|Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Harga komoditas biji kopi jenis Robusta di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, dilaporkan mengalami kenaikan, Selasa (30/6/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima wartawan TribunGayo.com, sebelumnya harga biji kopi Robusta kering berada di kisaran Rp75.000 per kilogram (Kg).
Kini, harga tersebut naik Rp5.000 per kg, menjadi Rp80.000 per kg.
Baca juga: Harga Gabah Kopi di Gayo Lues Bertahan Rp 51.000/Bambu
Salah seorang petani kopi di Desa Bintang Bener, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, Zuanda kepada wartawan TribunGayo.com, Asnawi Luwi pada Senin (29/6/2026), mengatakan kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya stok kopi di pasaran, sementara permintaan terus meningkat.
"Harga biji kopi kering jenis Robusta mengalami kenaikan Rp5.000 per kilogram dari sebelumnya Rp75.000 per kilogram menjadi Rp80.000 per kilogram.
Kenaikan harga kopi robusta, karena stok kopi di pasaran mulai menipis, sementara permintaan di pasaran terus meningkat," ungkapnya.
Menurut Zuanda, saat ini hasil produksi kopi Robusta dari Aceh Tenggara masih dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan lokal, seperti di Kutacane dan Kabupaten Gayo Lues.
Sementara itu, sebagian besar kebutuhan kopi Robusta di daerah tersebut masih dipasok dari luar Aceh, terutama dari Sidikalang dan Lampung.
Ia menilai kopi Robusta memiliki prospek yang menjanjikan apabila dikembangkan secara lebih luas di Aceh Tenggara.
"Jika kopi ini dikembangkan secara massal di Aceh Tenggara bisa jadi peluang usaha bisnis dan dapat menciptakan atau membuka lapangan kerja masa demi masa depan Tanoh Alas Metuah," pungkas Zuanda.
Zuanda mengaku telah membudidayakan kopi Robusta sejak 2007.
Selain sebagai petani, ia juga mengolah hasil panennya menjadi produk kopi yang dipasarkan di Aceh Tenggara.
"Saat saya mulai menanam kopi pada 2007, harga biji kopi masih berkisar Rp16.000 per kilogram," ujarnya.
Baca juga: Harga Emas di Aceh Tengah Hari Ini 12 Juni 2026 Turun, Warga Manfaatkan Hasil Kopi untuk Investasi
Sementara itu, pedagang kopi di Jalan Pajak Terpadu Jalur Dua, Desa Bustanussalam, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Agus Safa, mengatakan harga biji kopi Robusta kering saat ini mencapai Rp80.000 per kg.
Adapun harga biji kopi Arabika berkisar antara Rp110.000 per kg hingga Rp120.000 per kg, tergantung pada kualitasnya.
Menurut Agus, permintaan kopi Robusta di pasaran saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan kopi Arabika.
"Saat ini di pasaran permintaan jenis kopi Robusta meningkat. Misalnya 10 kilogram Robusta dan satu kilogram permintaan kopi Arabika. Artinya 10 banding satu kilogram kopi Arabika," katanya.
Ia menambahkan, saat ini pasokan kopi diperoleh dari Kabupaten Bener Meriah yang sedang memasuki musim panen.
Namun, ketika musim panen tiba di Aceh Tenggara, para pedagang akan membeli biji kopi Robusta dari Aceh Tenggara.
"Biji kopi maupun kopi hasil sangrai (roasting) kemudian kami pasarkan ke Medan, Jakarta, dan sejumlah daerah lainnya," pungkasnya. (*)
Baca juga: Masa Panen Raya Berakhir, Harga Kopi Arabika di Aceh Tengah Justru Merosot