Petaka Lubang Fondasi: Asal-usul Proyek CSR di Tebet yang Tewaskan Seorang Balita
Budi Sam Law Malau June 30, 2026 11:35 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Insiden tragis yang merenggut nyawa seorang balita berinisial I alias O (4) di Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, menguak fakta baru mengenai proyek di lokasi kejadian.

Lubang maut sedalam fondasi tiang tersebut rupanya bagian dari proyek pembangunan lapangan multifungsi yang didanai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Ironisnya, proyek yang awalnya diniatkan untuk menghadirkan fasilitas olahraga dan meredam aksi tawuran remaja di kawasan Manggarai ini baru saja dimulai.

Pekerjaan fisik di lapangan baru berjalan dua hari sebelum petaka malam itu terjadi.

Baca juga: Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Proyek di Tebet, Evakuasi Berlangsung Dramatis

"Iya betul, itu proyek CSR yang memang nantinya pembuatan lapangan multifungsi. Hal ini ditujukan untuk salah satunya meredam atau mencegah tawuran di Kelurahan Manggarai," ujar Lurah Manggarai, M Arafat Dinsirat, Selasa (30/6/2026).

Menurut pihak kelurahan, lahan tersebut sebelumnya merupakan aset taman milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta.

Lubang tempat korban terperosok disiapkan kontraktor sebagai fondasi tiang penyangga atap pelindung lapangan sejenis hanggar.

Arafat menegaskan bahwa pihak kontraktor sebenarnya sudah memasang pagar seng untuk mensterilkan area sebelum penggalian dimulai.

Pagar tersebut dibongkar paksa oleh warga yang panik saat berupaya mengevakuasi korban pada malam kejadian.

Saat ini, proyek yang ditargetkan rampung pada Agustus 2026 tersebut dihentikan total sementara waktu karena area masih dipasangi garis polisi demi kepentingan penyelidikan.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.