PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD Veronika Lake Usai Diduga Intimidasi Dokter Icha
Acos Abdul Qodir June 30, 2026 11:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PDI Perjuangan (PDIP) menonaktifkan kadernya yang juga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Veronika Lake, setelah namanya dikaitkan dalam penyelidikan dugaan intimidasi terhadap dokter muda RSU Leona Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha.

Keputusan itu berlaku selama penyelidikan kepolisian berlangsung.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena polisi masih mendalami dugaan intimidasi yang dialami Dokter Icha saat bertugas serta menelusuri rangkaian peristiwa sebelum ia ditemukan meninggal dunia.

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan Veronika telah dimintai klarifikasi oleh Badan Kehormatan (BK) DPC PDIP Kabupaten TTU sebelum keputusan penonaktifan diambil.

"Hari ini anggota DPRD yang PDIP itu sudah dipanggil oleh Badan Kehormatan partai di TTU, Timor Tengah Utara, memanggil untuk kemudian diminta penjelasan, klarifikasi atas peristiwa yang menyangkut dugaan terhadap kasus bunuh dirinya Dokter Icha," kata Andreas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Usai meminta klarifikasi, DPC PDIP Kabupaten TTU memutuskan menonaktifkan Veronika selama proses hukum berlangsung. Keputusan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada DPP PDIP.

"DPC menonaktifkan dia selama proses hukum di polisi. Dan kemudian mereka bertiga (anggota DPRD) tuh sudah dipanggil oleh polisi, sehingga ya tunggu proses hukum," ujar Andreas.

Menurut Andreas, partai belum dapat menjatuhkan sanksi yang lebih berat, termasuk pemecatan, karena perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

"Karena kan ini (masih) dugaan, apakah ada hubungan antara satu peristiwa dengan peristiwa yang lain. Beda dengan kasus pembunuhan, langsung (pidananya)," ungkapnya.

Baca juga: Buat Dokter Jaga IGD di NTT Trauma Berat, Anggota DPRD Akui Sempat Bicara dengan Nada Tinggi

Tiga Anggota DPRD Diperiksa Polisi

Veronika Lake merupakan satu dari tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang diduga terkait dalam kasus intimidasi terhadap Dokter Icha.

Selain Veronika dari PDIP, dua anggota DPRD lainnya yang turut diperiksa ialah Therensius Lazakar dari Fraksi Partai Golkar dan Nobertus Tubani dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiganya diduga melontarkan intimidasi verbal kepada Dokter Icha saat menangani seorang anak korban gigitan ular di Rumah Sakit Umum (RSU) Leona Kefamenanu, Kabupaten TTU, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 13 Juni 2026.

Anak tersebut merupakan keponakan Therensius Lazakar.

Dugaan intimidasi itu kini menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian

Baca juga: Dudung Takziah ke Rumah Korban Latsarmil, Pastikan Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes Dikurangi

Polisi Masih Dalami Kasus

Dokter Icha ditemukan meninggal dunia di kediamannya pada Jumat (26/6/2026).

Hingga kini, kepolisian masih mendalami dugaan intimidasi terhadap dokter tersebut serta menelusuri rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum kematiannya.

PDIP menyatakan penonaktifan Veronika merupakan langkah organisasi selama proses hukum berlangsung.

Partai menegaskan akan menunggu hasil penyelidikan sebelum memutuskan sanksi lanjutan.

Penyelidikan dugaan intimidasi terhadap Dokter Icha masih terus berjalan. Hasil penyelidikan tersebut akan menjadi dasar bagi aparat penegak hukum maupun PDIP untuk menentukan langkah berikutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.