Setan Merah mendapat tambahan kekuatan di lini pertahanan menjelang laga babak 32 besar di Seattle.
Zeno Debast telah kembali berlatih saat Belgia bersiap menghadapi Senegal di babak 32 besar Piala Dunia.
Bek Sporting tersebut belum tampil sama sekali di turnamen ini akibat cedera kaki yang dideritanya saat membela klubnya di Portugal pada awal Mei lalu.
Debast memang diperkirakan akan absen selama fase grup meski tetap dimasukkan dalam skuad berisi 26 pemain. Namun, ia kembali berlatih pada hari Minggu setelah menerima hasil “positif” dari pemeriksaan MRI lanjutan.
Pemain berusia 22 tahun itu tampaknya kecil kemungkinan untuk tampil sebagai starter ketika Belgia, juara Grup G, menghadapi Senegal—yang lolos dari Grup I sebagai tim peringkat ketiga terbaik kedelapan—dalam laga sistem gugur di Seattle pada hari Rabu. Meski begitu, kepulangannya menjadi dorongan semangat bagi pelatih kepala Rudi Garcia yang berambisi membawa timnya melangkah jauh di turnamen ini.
Brandon Mechele dan Nathan Ngoy menjadi pasangan bek tengah pilihan utama Belgia pada awal Piala Dunia ini di saat Debast masih absen. Namun, Arthur Theate kemudian dimainkan dalam kemenangan telak 5-1 atas Selandia Baru setelah Ngoy mendapat kartu merah dalam hasil imbang tanpa gol melawan Iran.
Garcia tampaknya tidak akan melakukan banyak perubahan terhadap susunan sebelas pemain yang tampil sejak awal dalam kemenangan besar atas Selandia Baru di Vancouver, dengan Thibaut Courtois hampir pasti tetap menjadi penjaga gawang utama.
Garcia sempat menukar Thomas Meunier dengan pemain Fulham, Timothy Castagne, di posisi bek kanan saat menghadapi Selandia Baru, sementara Maxim De Cuyper dari Brighton mengisi sisi kiri pertahanan.
Dalam lini tengah, Belgia mencoba kombinasi ketiga berbeda untuk mendampingi kapten Youri Tielemans di posisi pivot, dengan bintang Rangers, Nicolas Raskin, secara mengejutkan menggantikan Amadou Onana sebelum akhirnya digantikan oleh Hans Vanaken.
Mereka juga kembali menggunakan formasi lini depan yang lebih familiar dan mematikan berisi Jeremy Doku, Kevin De Bruyne, Leandro Trossard, dan Charles De Ketelaere. Sebelumnya, Doku—yang absen saat melawan Iran—dan De Ketelaere digantikan oleh Alexis Saelemaekers dan Romelu Lukaku, yang keduanya mencetak gol di akhir laga sebagai pemain pengganti dalam pertandingan melawan Selandia Baru.
Perdebatan mengenai siapa yang lebih pantas menjadi ujung tombak antara De Ketelaere dan Lukaku terus menjadi topik hangat di kalangan pendukung Belgia selama Piala Dunia ini. Namun, Lukaku—yang masih menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi negaranya—tampaknya lebih efektif dimainkan sebagai pemain pengganti, terutama setelah musim yang sulit bersama Napoli akibat cedera yang membuatnya hanya tampil empat kali di Serie A secara keseluruhan.