TRIBUNSTYLE.COM - Kabar gembira menyambut awal bulan bagi para pemilik kendaraan. PT Pertamina Patra Niaga resmi memberlakukan penurunan harga yang cukup signifikan untuk sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, efektif mulai Rabu, 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB.
Langkah penyesuaian ini membawa angin segar di tengah dinamika ekonomi global. Tidak tanggung-tanggung, penurunan harga kali ini berlaku merata untuk lini produk unggulan seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, hingga sektor penerbangan lewat penyesuaian tarif avtur domestik.
Pihak Pertamina menegaskan bahwa evaluasi ini dilakukan secara berkala demi menjaga keseimbangan pasar global yang dipadukan dengan kondisi ekonomi dalam negeri. Langkah strategis ini diharapkan mampu meringankan beban operasional masyarakat sekaligus mendorong produktivitas berbagai sektor usaha.
"Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora dalam keterangan tertulisnya.
Bagi konsumen setia Pertamina di wilayah dengan skema Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, berikut adalah rincian tarif terbaru yang berlaku di SPBU:
Penurunan paling mencolok terlihat pada kategori mesin diesel, di mana Pertamina Dex terpangkas hingga Rp3.650 per liter, disusul oleh Dexlite yang kini berada di bawah angka 20 ribu rupiah. Bagi sektor penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta, pemangkasan harga avtur sebesar Rp3.000 per liter juga diproyeksikan memberikan dampak positif bagi efisiensi industri maskapai penerbangan nasional.
Baca juga: Harga BBM 30 Juni 2026 di Jateng & DIY, Warga Solo Belum Tertarik Beralih ke Motor Listrik
Di samping aspek harga yang menjadi kian kompetitif, Pertamina juga memberikan jaminan penuh bahwa kualitas performa bahan bakar yang disalurkan ke masyarakat tetap berada pada standar tertinggi.
Melalui perwakilan manajemennya, Pertamina memastikan bahwa langkah ini diambil bukan sekadar perang harga, melainkan komitmen berkelanjutan. Mereka terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar.
(TribunStyle.com/Kompas.com)