Bikin AS Tertekan! Rahasia Iran Kuasai Selat Hormuz Terungkap, Pakai Taktik Perang Era 1980-an
Aura Dewi Arafuru July 01, 2026 09:42 AM

- Dominasi Iran di Selat Hormuz kembali menjadi sorotan usai konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Meski sempat dihantam serangan udara pada akhir Juni 2026, Iran dinilai tetap mampu mempertahankan kendalinya di jalur pelayaran paling strategis di dunia.

Laporan The Wall Street Journal menyebut kekuatan Iran bukan hanya berasal dari rudal dan drone.

Teheran disebut menyempurnakan taktik Perang Tanker era 1980-an yang kini dipadukan dengan teknologi modern.

Strategi tersebut memanfaatkan drone, rudal presisi, kapal cepat, dan pengawasan yang terintegrasi.

Hal itu dilakukan untuk memberi tekanan terhadap pergerakan lawan di Selat Hormuz.

Selat Hormuz sendiri menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.

Sekitar 20 persen distribusi minyak global melintasi kawasan tersebut sehingga setiap eskalasi langsung berdampak pada pasar internasional.

Karena itu, penguasaan Selat Hormuz menjadi salah satu kartu tawar terkuat Iran dalam menghadapi tekanan militer maupun diplomatik dari AS dan sekutunya.

Di sisi lain, laporan itu juga menilai Amerika kembali terlalu mengandalkan serangan udara.

Padahal, berbagai konflik menunjukkan kekuatan udara saja belum tentu mampu mematahkan kemampuan tempur lawan.

Pola itu dinilai kembali terlihat dalam konflik terbaru.

Meski mendapat tekanan militer, Iran tetap mampu melancarkan serangan balasan menggunakan rudal dan drone ke sejumlah target di kawasan.

Sejumlah analis juga menilai kemampuan industri pertahanan Iran selama ini kemungkinan lebih besar dibanding perkiraan intelijen Barat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.