-Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi Eka Hospital Cibubur dr. Gabriel Klemens Wienanda, M.Ked(Surg), Sp.OT, AIFO-K dalam acara diskusi kesehatan di Blok M Jakarta Selaran, Senin (29/6/2026).
Bahaya penggunaan baby walker dan memaksa bayi berjalan sebelum usia 12 bulan terhadap pertumbuhan tulang serta perkembangan motorik anak.
Poin-poin penting:
●Baby walker tidak diperlukan karena anak pada dasarnya dapat belajar berjalan secara alami sesuai tahapan perkembangan.
●Memaksa bayi berjalan sebelum usia 12 bulan dapat meningkatkan risiko kaki berbentuk O (Blount disease), terutama pada anak dengan berat badan berlebih.
●Kondisi kaki O akibat beban berlebih saat tulang belum siap dapat bersifat permanen (irreversible).
●Penggunaan baby walker membuat anak terbiasa berjalan jinjit (tiptoe), sehingga perkembangan pola berjalan normal menjadi terlambat.
●Kebiasaan duduk berbentuk huruf "W" (W sitting) dapat memengaruhi pertumbuhan tulang dan menyebabkan kaki mengarah ke dalam (intoeing).
(*)
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Dedhi Ajib Ramadhani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Tribunnews.com/Aisyah Nursyamsi