TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beredar video Taufik Hidayat pelaku penganiayaan dan penyekapan terhadap seorang wanita berinisial YTR, ternyata diketahui kencani wanita berinisial L seorang janda yang dikenalinya lewat aplikasi Omi.
Taufik Hidayat dan L berkencan di sebuah penginapan lima bulan lalu.
Setelah berkenalan melalui aplikasi Omi, Taufik Hidayat kemudian berkomunikasi intens melalui whatsapp selama sekitar dua hari dan langsung menjalin hubungan.
"Taufik Hidayat mengajak bertemu dan menjemput L di daerah Padasuka (rumah L). Keduanya pergi ke Oyo Java Residence di Jatinangor pukul 19.30 WIB," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, Rabu (1/7/2026).
Kemudian, pukul 21.00 WIB, setelah mereka di dalam hotel berdua-duaan, Taufik Hidayat pulang ke kosannya meninggalkan L karena merasa kesal.
Keduanya bertengkar karena L ingin pulang pukul 03.00 WIB tapi Taufik Hidayat ingin pulang pukul 06.00 WIB.
Baca juga: Komnas Perempuan: Nyawa YTR Nyaris Melayang jika Penyekapan Taufik Hidayat Tidak Terbongkar
"Setelah kejadian itu, Taufik tak menghubungi L alias lost contact," ujarnya.
Kasus Taufik Hidayat adalah kasus kriminalitas berupa penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang wanita berinisial YTR (29) asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri, Taufik Hidayat.
Kasus ini menjadi sorotan utama publik di Jawa Barat karena tingkat kesadisan pelaku dan berbagai fakta mencengangkan yang dibongkar oleh Polda Jawa Barat.
1. Kronologi Penyekapan yang Berpindah-pindah
Taufik Hidayat melakukan penyekapan dan penyiksaan terhadap YTR secara kejam.
Fakta terbaru dari kepolisian mengungkapkan bahwa korban tidak hanya disekap di satu lokasi, melainkan dipindahkan dan disiksa di 6 Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda untuk menghindari kecurigaan warga dan endusan polisi.
2. Modus Operandi dan Aplikasi Kencan
Pelaku diketahui kerap memanfaatkan aplikasi kencan daring (seperti Omi) untuk mencari target atau mengencani wanita.
Polisi bahkan menemukan rekam jejak bahwa Taufik pernah mengencani seorang janda berinisial L di Jatinangor dengan pola pendekatan kilat (hanya berkenalan 2 hari lewat aplikasi lalu mengajak menginap), sebelum akhirnya bertengkar dan memutus kontak.
3. Penanganan oleh Polda Jabar
Kasus ini ditangani langsung oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat.
Polisi terus melakukan pendalaman guna mengungkap apakah ada motif lain, keterlibatan pihak luar, atau korban-korban lain dari tindakan manipulatif dan kekerasan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat.(*)