Jalur Mutasi SPMB SMP di Denpasar Bali Sisakan Kuota 148 Siswa, 143 Pendaftar Tak Lolos
Putu Dewi Adi Damayanthi July 01, 2026 10:36 AM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pada Rabu 1 Juni 2026, dilaksanakan pengumuman untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP jalur mutasi.

Meski kuota yang tersedia hanya 5 persen dari total daya tampung, namun jalur ini masih menyisakan ratusan kuota.

Ketua Panitia SPMB Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Ngakan Made Samudra mengatakan, jumlah pendaftar untuk jalur ini sebanyak 293 siswa.

"Setelah dilakukan seleksi di sekolah, yang memenuhi syarat dan dinyatakan lolos sebanyak 150 orang yang tersebar di 17 SMP negeri," paparnya.

Baca juga: 415 Siswa Lolos Jalur Afirmasi SPMB SMP di Denpasar Bali, Sisakan Kuota 777 Kursi

Dengan demikian, 143 pendaftar dinyatakan tidak diterima atau gugur.

Sementara itu, untuk daya tampung jalur mutasi sebesar 5 persen dari total daya tampung, atau 298 siswa.

Karena jumlah siswa yang diterima hanya 150 orang, sehingga masih menyisakan 148 kuota.

Kuota tersebut selanjutnya dialihkan ke jalur domisili.

Kepala Disdikpora Denpasar, AA Gde Wiratama mengatakan, untuk SPMB tahun ini menyiapkan daya tampung 5.960 siswa yang terbagi ke dalam 149 kelas.

Jalur Domisili dengan kuota 40 persen atau 2.379 siswa, Jalur Afirmasi 20 persen atau 1.192 siswa.

Jalur Prestasi 35 persen dengan rincian kategori akademik 10 persen atau 596 siswa, yang terbagi menjadi umum 5 persen atau 298 siswa dan TKA 5 persen atau 298 siswa.

Lalu kategori non-akademik 25 persen dengan pembagian olahraga 10 persen atau 596 siswa, seni 5 persen atau 298 siswa, Pesta Kesenian Bali 5 persen atau 298 siswa.

Lalu bahasa Bali 2 persen atau 117 siswa, Utsawa Dharma Gita 1 persen atau 62 siswa, Puja Tri Sandya 1 persen atau 62 siswa, dan pramuka 1 persen atau 62 siswa.

Dan jalur keempat yakni Jalur Mutasi 5 persen atau 298 siswa yang diperuntukkan bagi perpindahan tugas orang tua/wali. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.