Bupati Yohanis Manibuy Resmi Buka Youth Camp GPdI Se-Papua Barat 2026 di Teluk Bintuni
Hans Arnold Kapisa July 01, 2026 11:08 AM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Teluk Bintuni sebagai tuan rumah Youth Camp Pelprap GPdI Se-Papua Barat 2026.

Kegiatan rohani yang berlangsung di atas Tanah Sisar Matiti itu resmi dibuka pada Selasa (30/6/2026) malam.

Hadir dalam pembukaan, Ketua Umum Majelis Pusat GPdI, Pdt. Jhonny W. Weol, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Luksen Jems Mayor, serta sekitar 1.000 peserta dari Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Dalam sambutannya, Yohanis menekankan bahwa kehadiran peserta bukan hanya untuk mempererat persekutuan dalam kasih Kristus, tetapi juga sebagai wujud nyata persaudaraan dan persatuan.

Mengusung tema “Be Ready! Ini aku, utuslah aku” dari kitab Yesaya 6:8c, ia menilai tema tersebut relevan dengan tantangan generasi muda Pentakosta di era digitalisasi dan perubahan sosial yang cepat.

Baca juga: Hermus Indou Resmikan School of Mission Motivators dan Gedung Serba Guna GPdI Jemaat Betesda

“Tema ini mengajak pemuda GPdI menjadi pribadi adaptif terhadap kemajuan, namun tetap kokoh berpegang pada nilai-nilai Firman Tuhan,” ujarnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, Youth Camp menjadi wadah pembentukan karakter, penguatan iman, serta peningkatan kapasitas kepemimpinan generasi muda melalui ibadah, seminar, diskusi, dan pembinaan bersama narasumber dari berbagai instansi.

Bupati berharap kegiatan ini menjadi momentum lawatan Tuhan sekaligus memperluas wawasan peserta.

Ia menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan peningkatan sumber daya manusia.

“Ketika gereja menghasilkan generasi yang takut akan Tuhan, sesungguhnya gereja sedang membangun masa depan daerah dan bangsa,” tegasnya.

Baca juga: Pemuda Gereja Dinilai Penting Dalam Pembangunan Papua Barat Menuju Indonesia Emas 2045

Di hadapan ribuan peserta, Yohanis menyatakan keyakinannya bahwa Youth Camp akan melahirkan pemimpin masa depan yang memberi kontribusi bagi gereja, masyarakat, dan bangsa.

“Saya percaya di antara kalian ada gembala, penginjil, guru, tenaga kesehatan, akademisi, pengusaha, aparat, birokrat, bahkan bupati dan gubernur masa depan. Tetaplah menjadi saksi Kristus yang setia,” katanya.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk selalu siap menjawab panggilan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan.

“Bersiaplah dipakai Tuhan kapan pun dan di mana pun. Jadilah generasi yang berani berkata, ‘Ini aku Tuhan, utuslah aku.’ Siap? Siap?? Siap???,” serunya yang disambut antusias ribuan peserta.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.