Pertamax Masih Bertahan di Rp16.250, Ekonom Minta Pemerintah Segera Turunkan Harga
Tribun-video July 01, 2026 11:42 AM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM -Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax RON 92 tidak mengalami perubahan saat harga Pertamax Turbo hingga Dexlite diturunkan mulai hari ini, Rabu (1/6/2026). Sejak 10 Juni 2026, harga Pertamax 92 naik menjadi Rp16.250 dari sebelumnya Rp12.300 per liter.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat di Komplek Parlemen, Jakarta, pada Senin (29/6/2026) meminta masyarakat untuk bersikap adil dan menunggu keputusan resmi dari pemerintah terkait harga Pertamax 92. "Kita lihat saja, teman-teman juga harus fair dong. Pada saat harga minyak lagi naik, dua bulan lebih hampir tiga bulan kan enggak kita naikkan. Masa baru naik (harga Pertamax 92) dua minggu atau tiga minggu? teman-teman sudah tanya itu," ujarnya.Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun menyampaikan, kebijakan penyesuaian harga BBM non-subsidi diselaraskan dengan dinamika serta perkembangan pasar energi global yang bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu terakhir. "Evaluasi harga BBM non subsidi dilakukan secara berkala bisa dalam periode waktu tertentu," ujarnya.Penurunan harga minyak dunia diharapkan mampu memberi dampak yang lebih kondusif bagi perhitungan harga keekonomian komoditas energi tersebut. "Apabila fluktuasi harga pasar dalam kurun waktu tertentu ini cenderung positif stay menurun dan kondusif, karena mengikuti harga pasar maka potensi penyesuaian harga BBM non subsidi dapat dilakukan. Penyesuaian harga akan mengikuti harga pasar dan mempertimbangkan dua poin di atas," pungkasnya.Diketahui, harga minyak dunia jenis Brent saat ini di kisaran 72,40 dolar AS per barel dan Brent di kisaran 73,51 dolar AS per barel.Harga Turbo hingga Dexlite TurunHarga Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, dan Avtur mengalami penurunan harga mulai 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB. Berikut daftar harga BBM non-subsidi per 1 Juli 2026 untuk daerah dengan PBBKB 5 persen:Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 per liter menjadi Rp19.300 per liter.Pertamina Dex turun dari Rp24.800 per liter menjadi Rp21.150 per liter.Dexlite turun dari Rp23.000 per liter menjadi Rp19.700 per liter.Avtur Penerbangan Domestik (sebelum pajak) di Soekarno Hatta turun dari Rp 22.190 per liter (Juni) menjadi Rp 19.190 per liter (Juli).Pertamax 92 Seharusnya TurunDirektur Eksekutif Core Indonesia, Mohammad Faisal sebelumnya mengatakan, Indonesian Crude Price (ICP) atau harga patokan rata-rata minyak mentah Indonesia sekarang sudah menurun, seiring melemahnya harga minyak dunia.Ia menjelaskan, ICP saat ini secara year to date atau dihitung dari awal tahun hingga sekarang sudah di bawah 84 dolar AS per barel, yang mana sebelumnya di atas 85 dolar AS per barel."Penurunan harga Pertamax itu berpengaruh ke daya beli masyarakat kelas menengah. Jadi sudah semestinya diturunkan untuk mendongkrak daya beli dan harga minyak dunia juga sudah turun," papar Faisal.Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah menilai pemerintah memiliki ruang untuk menyesuaikan harga Pertamax mengikuti harga pasar, sekaligus menjaga BBM bersubsidi tetap tepat sasaran. Menurutnya, penyesuaian semacam ini wajar selama dilakukan secara terukur. "Penurunan harga minyak dunia membuka ruang bagi pemerintah untuk menyesuaikan harga Pertamax. Penyesuaian ini bukan mengembalikan ke harga lama, melainkan menurunkan secara wajar mengikuti perkembangan pasar. Seberapa besar angkanya, pemerintah dan Pertamina yang memegang perhitungannya," ujar Piter.Piter menegaskan perlunya pembagian peran yang jelas antara BBM subsidi dan nonsubsidi. Prinsip ini membuat perekonomian lebih terkendali. "Kewajiban pemerintah adalah menjaga BBM bersubsidi. BBM non-subsidi seharusnya dibiarkan mengikuti harga pasar. Dengan begitu masyarakat paham mana harga yang dijaga pemerintah dan mana yang mengikuti pasar," kata Piter.Piter melanjutkan, penyesuaian harga Pertamax penting untuk mencegah perpindahan konsumen ke Pertalite. Sebab, gejala ini sudah terlihat di lapangan. (Tribun.Video.com)Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mengapa Harga Pertamax 92 Tak Turun? Sementara Harga Turbo hingga Dexlite Diturunkan Hari Ini , https://www.tribunnews.com/bisnis/7848680/mengapa-harga-pertamax-92-tak-turun-sementara-harga-turbo-hingga-dexlite-diturunkan-hari-ini?page=2.Editor: Seno Tri SulistiyonoEditor Video:VP Magang Dwi Sulistyo WatiUploader : Wening Cahya Mahardika#BBM #HargaBBM #Pertamax #PertamaxTurbo #Dexlite #PertaminaDex #Pertamina #Avtur #RON92 #HargaPertamax #HargaBBMNaik #HargaBBMTurun #BBMNonSubsidi #Energi #ESDM #BahlilLahadalia #MinyakDunia #HargaMinyak #Brent #ICP #EkonomiIndonesia #DayaBeli #Inflasi #SubsidiBBM #Pertalite #BeritaEkonomi #BeritaTerkini #InfoBBM #UpdateBBM #Indonesia #ViralNews #NewsUpdate #FaktaHariIni #KabarHariIni #BreakingNews #Ekonomi #PasarEnergi #HargaEnergi #InfoIndonesia