Noni Madueke mengaku benar-benar heran terhadap siapa pun yang masih meragukan Jude Bellingham, dengan menyebut bintang tim nasional Inggris itu sebagai pemain bertalenta kelas dunia setelah tampil gemilang di Piala Dunia. Winger tersebut menegaskan bahwa gelandang Real Madrid itu selalu tampil luar biasa di panggung terbesar, dan penampilan dominannya melawan Panama hanyalah rutinitas biasa bagi skuad Tiga Singa.
Bagi Bellingham, itu hanyalah laga seperti biasanya.
Madueke mengatakan kepada ESPN bahwa dirinya sama sekali tidak terkejut dengan performa Bellingham setelah memainkan peran penting dalam kemenangan 2-0 Inggris atas Panama. Saat tim nasional kesulitan menembus pertahanan lawan yang solid, Bellingham muncul sebagai pembeda.
Pemain berusia 21 tahun itu mencetak gol pembuka melalui umpan sepak pojok dari Bukayo Saka, yang membantu meredakan tekanan terhadap Thomas Tuchel dan para pemainnya. Tak lama kemudian, Bellingham beralih menjadi kreator dengan mengirimkan umpan silang brilian yang disundul Harry Kane menjadi gol kedua. Dengan kontribusi langsung dalam dua gol tersebut, Bellingham dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan untuk kali kedua secara beruntun.
Menepis para peragu.
Meskipun Bellingham sempat mengungkapkan ketidakpuasan terhadap performanya sendiri dalam hasil imbang 0-0 melawan Ghana, Madueke menolak segala bentuk kritik terhadap rekan setimnya itu. Ia menegaskan bahwa performa di level tertinggi secara konsisten memang sudah menjadi standar bagi Bellingham. Menanggapi reaksi publik atas laga melawan Panama, Madueke memberikan pembelaan kuat untuk sang gelandang.
“Menurut saya, dia adalah pemain kelas dunia. Setiap kali saya melihatnya bermain, saya melihat pemain yang sama hampir setiap waktu,” ujar Madueke. “Pertandingan terakhir, saya tidak mengerti bagaimana itu bisa mengejutkan siapa pun, karena itulah yang selalu dia lakukan selama bertahun-tahun. Jadi ketika saya melihatnya tampil seperti itu, saya merasa itu hal yang normal.”
Pemimpin penting bagi Inggris.
Saat ini, Bellingham telah mencatat tiga kontribusi gol di Piala Dunia ini, menyamai torehan Harry Kane, yang sebelumnya mencetak dua gol dalam kemenangan 4-2 atas Kroasia. Madueke memuji keduanya karena selalu tampil menentukan ketika Inggris membutuhkannya. “Saya rasa mereka adalah dua pemain paling berpengaruh, dua sosok yang mengambil tanggung jawab untuk tim,” tambahnya.
“Saya pikir Jude, terutama di pertandingan terakhir, benar-benar tak terhentikan, dan tentu saja semua tahu apa yang bisa diharapkan dari Harry dalam hal mencetak gol. Saya sangat senang melihat mereka bermain di level terbaik, dan saya berharap itu berlanjut ke babak gugur, karena kami sangat membutuhkan mereka.”
Menatap babak gugur.
Inggris kini telah memastikan tempat di fase berikutnya dan mulai mempersiapkan diri menghadapi tekanan babak sistem gugur. Tuchel dan anak asuhnya dijadwalkan bertemu Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar. Dengan Bellingham dan Kane yang tengah berada di puncak performa, Tiga Singa akan percaya diri untuk melangkah lebih jauh dan mempertahankan momentum kemenangan penting ini.