Quinones dan Raul Jimenez Bersinar, Meksiko Bungkam Ekuador untuk Amankan Tiket 16 Besar Piala Dunia
Drajat Sugiri July 01, 2026 12:09 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Hasil pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Ekuador di Stadion Meksiko City berakhir dengan skor 2-0, Rabu (1/7/2026) pagi.

Tim asuhan Javier Aguirre Onaindia tampil penuh percaya diri di hadapan puluhan ribu pendukungnya di Stadion Meksiko City.

Seperti yang pernah disinggung football enthusiast, Agung Iqbal dukungan tersebut adalah salah satu faktor yang membuat Meksiko bisa tampil sejauh ini di Piala Dunia 2026.

Selain dukungan publik tuan rumah, konsistensi permainan Raul Jimenez dan kolega menjadi faktor penting yang mengantarkan Meksiko melaju ke babak 16 besar.

Hal itu tampak sepanjang babak pertama melawan Ekuador yang penuh dengan determinasi, kepercayaan diri, penguasaan bola, dan kualitas serangan yang mereka hasilkan.

Julian Quinones mencetak gol pada menit ke-22 sebelum digandakan oleh Raul Jimenez pada menit ke-30 setelah menerima umpan Quinones.

"Meksiko sangat dominan dan pantas melaju ke fase berikutnya karena performa yang konsisten," kata Agung Iqbal dalam podcast Super Taktik Tribunnews yang direkam di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Selain itu, mereka diuntungkan sebagai negara tuan rumah sehingga memiliki ketahanan dan dukungan penonton yang menjadi dorongan kuat untuk melangkah lebih jauh," tambahnya.

Jalannya Pertandingan

Setelah satu jam laga ditunda karena masalah cuaca yang ekstrem (badai petir), pertandingan akhirnya dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Meksiko mengawali pertandingan dengan ancaman nyata ke gawang Ekuador pada menit ke-3.

Roberto Alvarado melepaskan tembakan jarak jauh yang berhasil diblok oleh bek Ekuador, Odonez.

Tiga menit kemudian, giliran Gilberto Mora setelah pergerakannya sulit diredam oleh pemain Ekuador di sisi kiri.

Mora melakukan tusukan ke kotak penalti dan melewati adangan pemain Ekuador sebelum melepaskan tembakan plesing ke gawang.

Namun sayang, bola tembakannya melenceng tipis dari gawang Ekuador.

Tak lama setelah itu, giliran Raul Jimenez yang beraksi. Dia memanfaatkan umpan silang Alvarado dengan menyundul bola di kotak penalti.

Bola mengarah ke gawang, namun melebar tipis dari gawang.

Sejauh ini, Meksiko tampil meyakinkan dengan penuh kepercayaan diri. Sejumlah peluang yang tercipta cukup untuk membahayakan gawang Ekuador.

Hanya saja dewi fortuna belum berpihak kepada tim asuhan Javier Aguirre Onaindia itu.

Upaya Meksiko untuk membuka keunggalan lebih dulu membuahkan hasil pada menit ke-22, sesaat sebelum jeda babak pertama.

Julian Quinones mendapat umpan terobosan dari rekannya Roberto Alvarado di lini tengah. Rival Cristiano Ronaldo di Liga Arab Saudi itu kemudia menggiring bola ke pertahanan Ekuador, masuk kotak penalti, dan lepaskan tembakan keras ke tiang dekat sisi kiri saat mendapat adangan bek lawan.

Bola tembakan Quinones mendarat mulus di gawang Ekuador.

Skor 1-0 untuk keunggulan Meksiko.

Delapan menit setelah gol Quinones, Meksiko yang bermain dengan begitu agresif di pertandingan ini berhasil mencetak gol kedua.

Tepatnya pada menit ke-30 lewat tembakan keras Raul Jimenez setelah mendapat operan dari Julian Quinones.

Tembakan keras Jimenez yang mengarah ke tiang jauh bagian atas gawang sisi kanan gagal dijangkau oleh kiper Ekuador.

Skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Setelah itu, kedua tim saling interaktif membangun serangan. Ekuador coba membangun momentum dengan transisi permainan untuk mendapatkan ruang.

Pada menit ke-39, John Yeboah melepaskan tembakan plesing dari sisi kanan namun berhasil ditepis oleh Raul Rangel, kiper Meksiko.

Ekuador kemudian mencoba peruntungan dari aksi Nilson Angulo yang bergerak dan melakukan dari sisi kiri, tetapi umpan silangnya dapat diblok, dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Pada masa ini, Ekuador lebih mendominasi permainan di sepertiga akhir lapangan.

Jelang jeda turun minum, Meksiko punya peluang emas untuk menambah keunggulan.

Raul Jimenez melepaskan tembakan voli setelah menerima umpan silang dari rekannya. Bola tembakannya menghasilkan pantulan yang kemudian disundul Mora. Tapi sayang tidak terarah ke gawang.

Skor 2-0 untuk keunggulan Meksiko atas Ekuador bertahan hingga jeda turun minum.

Di babak kedua, Meksiko dan Ekuador saling jual beli serangan, namun tempo permainan sedikit menurun.

Tim asuhan Beccacece bermain lebih sabar dari kaki ke kaki dan transisi area, upaya itu dilakukan untuk menembus lini pertahanan yang rapat dengan skema 5 bek berdiri sejajar.

Ekuador berusaha membangun momentum mereka sendiri, Nelson Angulo kerap kali membahayakan sisi kanan pertahanan Meksiko dengan aksinya.

Namun sayang, akurasi umpannya belum menyasar tepat ke rekannya. Beberapa umpan silang yang dilepaskan Angulo dapat diblok oleh para pemain Meksiko.

Sementara Meksiko punya satu peluang dari serangan balik Brian Guiterez yang masuk menggantikan Gilberto Mora. Namun umpannya dapat dipatahkan oleh pemain Ekuador sebelum mendarat ke kaki Jimenez.

Pada menit ke-65, kapten Meksiko, Cesar Montes menghasilkan dua peluang emas dari tendangan sudut Gallardo. Kesempatan pertama dapat ditepis Hernan Galindez, yang kedua melenceng tipis ke sisi kiri gawang.

Keunggulan Meksiko atas Ekuador masih bertahan hingga interval babak kedua. 

Pada menit ke-73, Kevin Rodiguez berpeluang memperkecil ketertinggalan dari Meksiko.

Dia berhasil mendapatkan bola setelah menerima umpan panjang Caicedo. Kevin mengontrol bola dengan dada, lalu melakukan sontekan ke gawang saat Raul Ranger keluar dari areanya.

Namun sayang, bola sontekan Kevin melebar dipis di sisi kanan gawang Meksiko.

Di penghujung waktu normal pertandingan, Meksiko punya peluang untuk menambah gol. Namun sayang, kesempatan yang didapat Orbelin Pineda gagal dikonversikan menjadi gol.

Pada masa injury time babak kedua, Hincapie mendapat kartu merah dari wasit setelah menutup mulutnya ketika berbicara dengan pemain Meksiko. Itu adalah poin pelanggaran baru yang diterapkan FIFA di awal turnamen.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Ekuador gagal mencetak gol balasan. Skor 2-0 bertahan untuk kemenangan Meksiko yang memastikan langkah mereka ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Susunan pemain Meksiko vs Ekuador

Meksiko

Raul Rangel, Jorge Sanchez, Cesar Montes, Johan Vasquez, Jesus Gallardo, Erik Lira, Luis Romo, Gilberto Mora, Raul Jimenez, Julian Quinones, Roberto Alvarado.

Pelatih: Javier Aguirre Onaindia

Ekuador

Hernan Galindez, Piero Hincapie, Joel Ordonez, Walian Pacho, Pedro Vite, Alan Franco, Moises Caicedo, John Yeboah, Enner Valencia, Gonzalo Plata, Nilson Angulo.

Pelatih: Sebastian Andres Beccacece

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.