TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Manajemen PSIM Yogyakarta memastikan proses peningkatan fasilitas Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul akan segera dikebut agar stadion tersebut siap menjadi markas Laskar Mataram pada kompetisi Super League musim 2026/2027.
Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, mengatakan manajemen telah mengirimkan surat resmi sekaligus berkoordinasi dengan pengelola SSA terkait penggunaan stadion sebagai homebase PSIM musim depan.
“PSIM pekan kemarin sudah bersurat resmi dan berkoordinasi dengan pihak SSA mengenai penunjukan SSA sebagai homebase musim 2026,” ujar Liana, Rabu (1/7/2026).
Menurut Liana, berbagai peningkatan infrastruktur yang menjadi persyaratan penyelenggaraan kompetisi telah disiapkan.
Dua pekerjaan utama yang menjadi fokus ialah peningkatan intensitas pencahayaan stadion sesuai standar liga serta pemasangan 5.000 kursi tunggal (single seat) di tribun.
Baca juga: Van Gastel Akui Jatuh Hati pada Budaya Yogyakarta Usai Jalani Musim Perdana Bersama PSIM
Seluruh proses peningkatan fasilitas tersebut ditargetkan selesai pada Agustus 2026 atau sekitar satu bulan sebelum bergulirnya Super League musim 2026/2027.
“Seluruh pekerjaan peningkatan fasilitas tersebut ditargetkan rampung pada Agustus 2026,” katanya.
Dengan target tersebut, Stadion Sultan Agung diharapkan telah siap menggelar laga kandang PSIM saat kompetisi Super League resmi dimulai pada 4 September 2026.
Sebelumnya, manajemen PSIM juga telah menyatakan kesiapan SSA untuk menjadi venue pertandingan kandang sepanjang musim 2026/2027.
Rampungnya peningkatan lampu stadion dan pemasangan single seat menjadi langkah penting agar stadion memenuhi standar penyelenggaraan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (*)