TRIBUNNEWS.COM – Semangat kebersamaan dan optimisme mewarnai Gathering Kader 2026 yang digelar Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) di Villa Raisis, Cilember, Cisarua. Ratusan kader Tuberkulosis (TBC) dari berbagai daerah berkumpul dalam kegiatan yang menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PPTI.
Suasana langsung terasa semarak saat para kader meneriakkan yel-yel penuh semangat.
"Siapa kita?"
"Kader PPTI, Tangguh, Kuat, Hebat!"
Sorakan tersebut menggema di seluruh area kegiatan dan menjadi simbol semangat para kader yang selama ini berada di garda terdepan dalam upaya menemukan kasus, mendampingi pasien, hingga mendukung eliminasi TBC di Indonesia.
Mengusung tema Grow Together, Impact Forever, kegiatan ini diikuti ratusan kader dari PPTI Jakarta, Tangerang Selatan, Bogor, Depok, dan Cimahi. Selain menjadi ajang silaturahmi, gathering juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sekaligus membangkitkan kembali motivasi para kader dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2026), Ketua Umum PPTI Yani Panigoro, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang selama ini terus bergerak tanpa lelah dalam mendukung program penanggulangan TBC.
"Terima kasih kepada seluruh kader yang terus bergerak tanpa henti dalam upaya eliminasi TBC. Tanpa kader, apalah arti perjuangan kita," ujar Yani.
Di balik suasana penuh kehangatan, Gathering Kader 2026 juga menghadirkan momen yang mengharukan. PPTI memberikan penghargaan kepada para kader yang selama ini menunjukkan dedikasi luar biasa dalam penanggulangan TBC.
Lima kader menerima penghargaan sebagai kader paling inspiratif, kader dengan masa pengabdian terlama, serta kader dengan pencapaian terbaik dalam pelacakan kasus TBC. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras para kader yang menjadi ujung tombak dalam menemukan kasus serta mendampingi pasien hingga menyelesaikan pengobatan.
Baca juga: PPTI Hadirkan Edukasi TBC Interaktif, Anak-anak Belajar Sambil Bermain
Suasana semakin meriah saat memasuki sesi permainan. Berbagai games mengundang gelak tawa peserta, termasuk para pengurus yang turut bermain bersama para kader.
Selain permainan Rebut Bola Irama, salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah Sambung Lirik Lagu. Ketika alunan musik dari organ tunggal berhenti di tengah lagu, peserta harus melanjutkan lirik dengan benar. Mereka yang berhasil langsung mendapatkan hadiah.
Hadiah yang dibagikan pun beragam, mulai dari perlengkapan makan hingga peralatan memasak, termasuk wajan anti lengket yang menjadi incaran para peserta.
Menutup rangkaian kegiatan, Ketua Panitia, dr. Lily Sulistyowati, MM, berharap Gathering Kader tidak hanya meninggalkan kenangan indah, tetapi juga menjadi sumber energi baru bagi seluruh kader.
Ia mengajak para kader untuk terus menjaga semangat, semakin tangguh dalam menjalankan tugas, serta semakin kuat mendampingi masyarakat demi memutus mata rantai penularan TBC.
Gathering Kader 2026 menjadi bukti bahwa perjuangan melawan TBC tidak hanya dibangun melalui kerja keras, tetapi juga melalui kebersamaan, apresiasi, dan semangat yang terus dipupuk. Dengan kader yang tangguh dan solid, langkah menuju Indonesia bebas TBC semakin nyata.
Baca juga: Ketum PPTI Yani Panigoro Ungkap Perjuangan Kader Para Penyembuh TBC