Arsenal Terancam Krisis Cedera di Awal Musim
Budi Santoso July 01, 2026 03:28 PM

Arsenal akan memulai upaya mempertahankan gelar mereka pada bulan Agustus, dengan kekhawatiran serius mengenai kondisi kebugaran sejumlah pemain kunci.


Klub asal London Utara itu bisa jadi menghadapi krisis cedera saat mereka berusaha mempertahankan gelar Liga Premier untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.


Secara matematis, The Gunners baru memastikan gelar musim 2025/26 hanya beberapa hari sebelum laga terakhir, setelah melalui musim yang melelahkan dengan memainkan 63 pertandingan di empat kompetisi berbeda, mencapai dua final, serta perempat final Piala FA.


Sepanjang musim, Arsenal harus menghadapi banyak masalah cedera yang tampaknya akan berlanjut ke musim berikutnya, sementara Mikel Arteta berusaha menjaga momentum timnya.


Musim 2024/25 menjadi mimpi buruk bagi Arteta, dengan skuadnya kehilangan banyak pemain inti dan setengah lusin di antaranya harus menjalani operasi, termasuk Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Gabriel Jesus.


Sebagai tanggapan, klub mendatangkan delapan pemain baru ke London Colney musim panas lalu untuk menghadapi kompetisi di empat ajang. Strategi itu berhasil: kedalaman skuad tambahan membantu Arsenal menjuarai liga, tetapi Arteta tetap kehilangan pemain-pemain seperti Saka, Havertz, Martin Odegaard, Jurrien Timber, Ben White, Riccardo Calafiori, dan Mikel Merino dalam jangka waktu lama. Pemain lain seperti Eberechi Eze, William Saliba, Gabriel, dan Piero Hincapie juga mengalami cedera yang membuat mereka absen di momen penting.


Dari 16 pemain Arsenal yang awalnya dipanggil untuk Piala Dunia 2026 (sebelum Timber mengundurkan diri), tampaknya tidak banyak pemain The Gunners yang mendapatkan waktu istirahat musim panas ini.


Timber sempat tampil di Liga Champions, namun kemudian harus absen dari turnamen bersama tim nasional Belanda karena cedera pangkal paha yang dideritanya sejak Maret. Sementara itu, Saka dan Declan Rice dipanggil memperkuat tim nasional Inggris, dan keduanya telah mengonfirmasi bahwa mereka bermain dengan kondisi cedera sepanjang paruh kedua musim. Mengingat pentingnya peran mereka bagi klub dan negara, peluang untuk beristirahat sebelum musim baru dimulai pada Agustus sangatlah kecil (terutama jika Inggris melaju jauh di turnamen tersebut).


Saliba masih diragukan tampil di Piala Dunia karena masalah punggung, dengan Prancis sempat mengistirahatkannya saat menghadapi Norwegia. Bek tersebut juga kemungkinan akan melangkah jauh di turnamen, sementara Hincapie siap memainkan pertandingan kelima melawan Meksiko setelah pulih dari cedera yang didapat saat melawan Jerman bersama Ekuador.


Odegaard dan Havertz telah kembali bugar untuk bermain di Amerika Utara setelah serangkaian cedera kecil yang mengganggu konsistensi menit bermain mereka. Sementara White mengakhiri musim lebih awal karena cedera lutut yang juga membuatnya absen di Piala Dunia.


Secara resmi, Arsenal saat ini hanya memiliki dua pemain yang masih cedera, yakni Timber dan White, namun kekhawatiran yang lebih besar tampak membayangi klub tersebut.


Arsenal telah memainkan 52, 58, dan 63 pertandingan masing-masing pada musim 2023/24, 2024/25, dan 2025/26, dengan rotasi skuad yang lebih sedikit dibanding para rival. Dampaknya terlihat jelas pada beberapa pemain kunci dalam tiga tahun terakhir: White, misalnya, bermain dengan menahan rasa sakit untuk menggantikan Timber yang absen karena cedera ACL pada 2023, sementara Saka mencatat rekor klub dengan 83 penampilan beruntun tanpa pelapis yang memadai di posisinya hingga Noni Madueke direkrut sebagai deputinya.


Pada Februari 2025, Arteta sempat menyebut Havertz sebagai “keajaiban genetis”, dengan mengatakan, “daya tahannya dan ketersediaannya luar biasa,” di tengah kekhawatiran soal padatnya jadwal pertandingan. Namun hanya beberapa hari kemudian, pemain asal Jerman itu mengalami cedera hamstring dan sejak itu belum mampu tampil penuh 90 menit secara konsisten untuk klubnya.


Bulan ini, Arsenal berpisah dengan kepala departemen kedokteran olahraga mereka, Dr. Zafar Iqbal, dalam langkah yang tampaknya bertujuan mengatasi gelombang cedera yang menghantui klub dalam beberapa musim terakhir.


Masih ada kemungkinan Arsenal akan mendatangkan sekitar setengah lusin pemain baru. Menurut informasi FourFourTwo, pemain baru bisa saja datang di lini belakang, tengah, dan depan, seiring upaya Arteta menyegarkan komposisi skuadnya.


Namun, dengan Martin Zubimendi dilaporkan mengalami kelelahan di akhir musim, Saliba, Hincapie, Rice, dan Saka berpotensi membawa cedera ke musim baru, sementara Odegaard dan Havertz belum mencapai performa terbaiknya, serta dua bek kanan utama masih menepi, Arsenal mungkin harus menghadapi Coventry City pada laga pembuka musim dengan dilema besar dalam pemilihan pemain.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.