Kondisi Korban Penyekapan Taufik Hidayat Kini, Dokter Tak Berani Operasi Jika Infeksi Belum Sembuh
Candra Isriadhi July 01, 2026 03:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kondisi YTR, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang menjadi korban dugaan penyekapan dan penganiayaan oleh Taufik Hidayat, terus menunjukkan perkembangan positif.

Setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, tim dokter kini mulai menyusun tahapan penanganan lanjutan berupa operasi rekonstruksi.

Namun, tindakan tersebut belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena kondisi infeksi pada tubuh korban masih menjadi fokus utama penanganan.

FOTO YTR - Foto YTR (29), wanita asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tim dokter RSHS Bandung sebut wajah YTR rusak serius mulai dari mulut, hidung, hingga pipi akibat disiksa Taufik Hidayat. Operasi rekonstruksi butuh 3 bulan.
FOTO YTR - Foto YTR (29), wanita asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Tim dokter RSHS Bandung sebut wajah YTR rusak serius mulai dari mulut, hidung, hingga pipi akibat disiksa Taufik Hidayat. Operasi rekonstruksi butuh 3 bulan. (Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama)

Direktur Utama RSHS Bandung, Rachim Dinata Marsidi, menjelaskan bahwa proses pemulihan YTR membutuhkan waktu panjang.

Selain wajah, sejumlah bagian tubuh korban, termasuk kaki, juga memerlukan tindakan operasi rekonstruksi.

"Kami masih fokus menghilangkan infeksinya, kami sudah membuat schedule, mungkin bisa sampai satu tahun, untuk perbaikan semuanya, karena bukan hanya wajah saja, tapi termasuk kaki juga sama (butuh operasi)," ujar Rachim, Selasa (30/6/2026).

Menurut Rachim, operasi rekonstruksi tidak dapat dilakukan apabila infeksi pada luka korban belum benar-benar sembuh.

Baca juga: Tak Hanya Sekap YTR, Taufik Hidayat Juga Berburu Janda Lewat Aplikasi, Sempat Bertengkar di Hotel

Oleh karena itu, tim medis terus memantau perkembangan kondisi YTR secara berkala sebelum menentukan jadwal tindakan operasi.

Ia mengatakan, penanganan infeksi masih menjadi prioritas utama selama bulan ini.

Meski kondisinya mulai membaik, proses penyembuhan belum sepenuhnya selesai.

"Bulan ini masih menuntaskan infeksinya, kalau masih ada, tidak bisa melakukan operasi, dan minggu ke dua sudah mereda, tapi belum beres," ucapnya.

Dengan kondisi yang mulai membaik, tim dokter berharap infeksi dapat segera teratasi sehingga operasi rekonstruksi bisa dilakukan sesuai rencana.

Proses pemulihan YTR diperkirakan berlangsung secara bertahap mengingat luka yang dialaminya cukup kompleks dan memerlukan penanganan jangka panjang.

KONFERENSI PERS - Polisi menunjukkan foto-foto tempat kejadian penyekapan terhadap wanita Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dalam konferensi pers di Polda Jabar, Jumat (26/6/2026).
KONFERENSI PERS - Polisi menunjukkan foto-foto tempat kejadian penyekapan terhadap wanita Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dalam konferensi pers di Polda Jabar, Jumat (26/6/2026). (Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama)

Rachim menyebut, selama hampir dua pekan di RSHS, kondisi korban mengalami kemajuan, dibandingkan saat pertama kali mendapatkan penanganan medis.

"Dua minggu ini sudah ada perbaikan, tapi belum sempurna. Jadi kami belum bisa mulai mengoperasi atau rekonstruksi tadi ya."

"Insya Allah kalau minggu ketiga nanti akan memulai rekonstruksi, dari mulai wajah. Dan itu dijadwalkan sama kaki, hampir satu tahun," katanya.

Rachim juga menjelaskan, bahwa penanganan cepat dilakukan karena infeksi yang diderita korban berisiko menyebar ke seluruh tubuh apabila tidak segera ditangani.

Baca juga: Biadab! Taufik Hidayat Ternyata Juga Kencani Wanita Lain saat Sekap YTR di Bandung, Ada TKP Baru

"Karena infeksinya sudah terlalu lama, dan itu begitu datang kami langsung (tindakan). Karena itu bisa sepsis."

"Kalau sepsis, infeksinya bisa menyeluruh masuk ke pembuluh darah sehingga bisa meninggal,"  katanya. 

"Makanya pertolongan pertamanya tadi kami membersihkan yang tadi," tambahnya. 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendampingi proses pemulihan korban hingga tuntas, termasuk membantu pembiayaan pengobatan dan operasi yang dibutuhkan.

"Paling utama adalah melihat perkembangan dan rencana ke depan, dari sisi medis dan InsyaAllah tadi sudah disampaikan, Pemprov Jabar akan mendampingi sampai sembuh," ujar Dedi.

(Tribunnewsmaker.com/TribunJabar.id/Nazmi Abdurrahman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.