Kendaraan Mengular di SPBU Kota Ende, Pengelola Pastikan Stok BBM Tetap Normal
Nofri Fuka July 01, 2026 03:47 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo 

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat masih terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Ende dalam beberapa hari terakhir. 

Meski demikian, kondisi antrean pada Rabu (1/7/2026) mulai berangsur normal dibandingkan dua hingga tiga hari sebelumnya.

Pantauan di tiga SPBU di Kota Ende menunjukkan antrean kendaraan masih terjadi, namun tidak lagi sepanjang hari-hari sebelumnya.

Manajer SPBU Ndao, Theresia Florentina, mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab membludaknya antrean kendaraan. 

 

Baca juga: Psikolog Sebut Intimidasi di Tempat Kerja Picu Krisis Psikologis, Dukungan Sosial Jadi Kunci

 

 

Menurutnya, stok bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Ndao tetap tersedia dalam kondisi normal.

"Kami juga tidak tahu pasti apa penyebabnya. Mungkin saja di SPBU lain stok habis sehingga masyarakat datang mengisi di sini. Kalau kami yang kosong, biasanya antrean terjadi di SPBU lain. Ada juga masyarakat yang bertanya apakah antrean ini disebabkan oleh penerapan Pergub Nomor 13 Tahun 2025," ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Theresia menegaskan hingga saat ini belum ada pembatasan kuota BBM dari Pertamina maupun penerapan Pergub Nomor 13 Tahun 2025 di SPBU.

"Dari Pertamina stok tetap dikirim sesuai permintaan kami, seperti biasanya. Hari ini saya lihat antrean Bio Solar sudah normal. Dua hari lalu kami bahkan meminta tambahan pasokan sebanyak 24 kiloliter ke Pertamina," katanya.

Ia menambahkan, antrean untuk BBM jenis Pertalite sempat terjadi karena proses pembongkaran atau pengisian ulang stok di SPBU.

Hal senada disampaikan Manajer SPBU Wirajaya, Oktavianus Lie.

Ia menjelaskan antrean panjang kemungkinan dipicu oleh sempat kosongnya stok BBM pada Sabtu, sementara pada Minggu tidak ada aktivitas pembongkaran BBM sehingga pasokan baru masuk pada hari berikutnya.

"Mulai hari Sabtu stok kami habis, kemudian hari Minggu tidak ada pembongkaran. Sekarang stok sudah penuh kembali," jelasnya.

Menurut Oktavianus, antrean juga dipengaruhi oleh anggapan masyarakat Pergub Nomor 13 Tahun 2025 telah diberlakukan sehingga banyak warga memilih segera mengisi BBM.

Meski demikian, pihak pengelola SPBU memastikan pasokan BBM saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. 

Mereka juga menegaskan belum ada kebijakan pembatasan pembelian BBM maupun penerapan Pergub Nomor 13 Tahun 2025 di seluruh SPBU di Kota Ende. (Bet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.