TRIBUNNEWS.COM - Timnas Inggris akan menghadapi Republik Demokratik (RD) Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Pertandingan Inggris vs RD Kongo akan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, pada Rabu (1/7/2026) pukul 23.00 WIB.
The Three Lions datang ke fase gugur dengan status juara Grup L, sedangkan RD Kongo lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik usai finis di bawah Portugal di Grup K.
Secara kualitas skuad dan pengalaman, Inggris lebih diunggulkan. Namun, penampilan RD Kongo sepanjang fase grup menunjukkan mereka bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
Selain itu, Inggris sendiri juga dianggap sebagai negara Eropa paling sial karena bakal menghadapi lawan-lawan yang cukup berat di fase gugur Piala Dunia 2026 ini.
"Negara Eropa yang paling sial menurut saya Inggris. Kenapa Inggris?," tanya Hamid Anwar dalam podcast Super Taktik Tribunnews yang bertajuk "Babak Baru Piala Dunia 2026: Eropa Saling Jegal, Argentina Mulus?" di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah pada Minggu (28/6/2026) malam.
"Di bagan itu, seandainya pun mereka lolos, mereka akan bertemu Brasil. Setelah ketemu Brasil mereka akan bertemu Argentina," tambah Hamid.
Pasukan asuhan Thomas Tuchel memang belum tampil benar-benar meyakinkan sepanjang fase grup.
Meski begitu, Inggris tetap mampu finis di puncak Grup L tanpa menelan satu kekalahan pun.
Pada laga terakhir penyisihan grup, Inggris menundukkan Panama dengan skor 2-0 berkat gol Harry Kane dan Jude Bellingham.
Kemenangan tersebut memperpanjang catatan impresif Tuchel bersama Inggris.
Sejak menangani The Three Lions, pelatih asal Jerman itu belum pernah kalah dalam pertandingan kompetitif dengan catatan 10 kemenangan dan sekali imbang.
Rekor tersebut menjadi salah satu modal penting Inggris untuk menghadapi fase gugur.
Meski begitu, Inggris tetap enggan meremehkan RD Kongo, winger Arsenal Noni Madueke bahkan meminta rekan-rekannya untuk tetap waspada.
"Saya yakin ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Ketika Anda sampai pada tahap Piala Dunia ini, Anda tidak bisa meremehkan lawan mana pun," kata Madueke, dikutip dari The Guardian.
"Mereka akan memiliki kekuatan dan kualitas mereka sendiri yang akan mereka coba terapkan dalam pertandingan. Pertandingan ini pasti akan sulit dan kami akan siap sejak awal," lanjutnya.
Baca juga: Inggris vs RD Kongo: The Three Lions Diminta Waspada, Skenario Adu Penalti Sudah Disiapkan
Di sisi lain, RD Kongo tampil sebagai salah satu kejutan pada Piala Dunia 2026.
The Leopards memastikan tiket ke babak 32 besar setelah finis sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
Laga penentu melawan Uzbekistan memperlihatkan mental kuat skuad asuhan Sébastien Desabre.
Sempat tertinggal lebih dulu, RD Kongo bangkit lewat dua gol Yoane Wissa dan satu gol Fiston Mayele untuk menang 3-1.
Kini, mereka akan menjalani laga fase gugur Piala Dunia pertama sebagai RD Kongo dan bertekad mencetak sejarah baru.
Jordan Pickford; Djed Spence, Ezri Konsa, Marc Guehi, Lewis O'Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Marcus Rashford; Harry Kane.
Pelatih: Thomas Tuchel
Dimitry Bertaud Mpasi-Nzau; Aaron Wan-Bissaka, Axel Tuanzebe, Chancel Mbemba, Steve Kapuadi, Arthur Masuaku; Samuel Moutoussamy, Noah Sadiki, Edo Kayembe; Yoane Wissa, Cedric Bakambu.
Pelatih: Sebastien Desabre
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)