TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Kecelakaan kendaraan roda tiga terjun ke area pemakaman di Kabupaten Demak menjadi viral di media sosial.
Pada narasi video yang beredar, itu adalah kendaraan milik Koperasi Desa Merah Putih.
Kendaraan itu digunakan salah satu pengurus koperasi untuk menghadiri tahlilan di Kabupaten Grobogan.
Pada satu kendaraan, memuat beberapa orang yang seluruhnya merupakan warga Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak.
Baca juga: Perjalanan Muatan Sepatu Berakhir Duka, Sopir Truk Meninggal Saat Istirahat di Demak
• Istri Bos Bengkel Purwokerto Janjikan Rp250 Juta kepada Eksekutor untuk Bunuh Suaminya
Kendaraan bermotor roda tiga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Demak terjungkal di area pemakaman Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung pada Selasa (30/6//2026) malam.
Video kejadian tersebut viral setelah diunggah beberapa akun Instagram. Salah satunya @LPSK dengan narasi "Innalillahi Tossa Kopdes terjun dari tanggul tuntang ke area pemakaman Desa Pilangwetan," tulis akun tersebut seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (1/7/2026).
Kepala Desa Pilangwetan, Toha Mahsun mengkonfirmasi adanya kejadian tersebut hingga menyebabkan beberapa orang harus dilarikan ke rumah sakit.
"Kemarin langsung diantar ke rumah sakit, saya tidak tahu kelanjutannya," ujar Toha.
Dia enggan merinci kejadian tersebut dan menyebut kendaraan bermotor roda dan korban merupakan warga Desa Kebonagung.
Sementara, Kades Kebonagung, Turyadi menyebut, angkutan KDMP terjatuh dari tebing ke pemakaman umum hingga menyebabkan beberapa orang luka-luka, 3 di antaranya luka berat.
"Yang luka berat ada 3 orang, yang lainnya cuma lecet-lecet," ujar Turyadi.
Dia memilih tak merinci jumlah warga yang menjadi korban atas insiden tersebut.
Dia menjelaskan, kronologi tersebut bermula dari salah seorang pengurus yang memanfaatkan kendaraan tersebut untuk transportasi tahlilan ke rumah saudara yang meninggal bersama warga lainnya.
"Saudara ada yang meninggal, itu mau tahlil berangkat ke Tegowanu Kabupaten Grobogan," jelasnya.
Diduga pengemudi kurang menguasai medan dan tidak hati-hati hingga kendaraan KDMP terperosok ke tebing pemakaman sedalam empat meter.
"Sekira pukul 19.00 kejadiannya," katanya.
Turyadi memastikan korban yang mengalami luka akibat insiden tersebut kini sudah mendapatkan penanganan medis. (*)
Sumber Kompas.com